gresiksatu.com
Headline Pemerintahan Politik

Bupati Sidoarjo: Tahun 2020 Lelang Proyek Harus Dipercepat

 

SIDOARJO- Bupati Sidoarjo Saiful Ilah tampaknya gerah juga setelah mengetahui adanya sejumlah proyek APBD 2019 yang tidak selesai sesuai kontrak. Karena itulah, dia meminta tahun 2020 proses lelang dipercepat.

Bahkan, Saiful Ilah juga mendesak ke jajarannya agar lelang bisa mulai dilakukan pada awal tahun. “Saya minta proses lelang proyek nanti sudah bisa dilakukan di awal tahun,” tandasnya, Minggu (29/12/2019).

Sebenarnya Saiful Ilah sudah minta agar instansi terkait memroses lelang lebih cepat. Kenyataannya lelang baru bisa dilaksanakan triwulan kedua bahkan banyak yang dilakukan triwulan ketiga dan keempat.

Jika lelang baru dilaksanakan triwulan ketiga dan keempat dampaknya akan ke proyek itu sendiri. “Proyek yang harusnya dikerjakan tiga bulan, kalau waktunya mepet kontraknya bisa dua bulan saja. Kalau tidak selesai trus bagaimana,” jelasnya lagi.

Karena itu, instansi yang ada proyek lelang harus segera menyelesaikan perencanaan yang dilakukan konsultan. Bahkan alangkah baiknya jika perencanaan sudah selesai di triwulan pertama dan langsung lelang proyek fisik

Terkait permintaan Saiful Ilah agar lelang dipercepat, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Pemkab Sidoarjo, Danadjihitu Sangaji mengatakan hal itu bisa dilakukan. Leang proyek bisa cepat dilakukan bila perencanaannya sudah selesai. “Salah satu kendalanya adalah perencanaan proyek belum selesai. Jadi lelang tidak bisa segera dilakukan,” tegasnya.

Pria yang akrab disapa Sangaji ini mencontohkan pada Februari 2019, Sidoarjo telah mengumumkan 11.059 paket pengadaan dalam SIRUP (sistem informasi rencana umum pengadaan).

Itu meliputi semua jenis pengadaan. Termasuk pengadaan langsung, e-purchasing, tender cepat, dan tender atau seleksi. Khusus untuk tender terhitung ada 492 paket pengadaan. Namun paket pekerjaan yang dilelang belum bisa segera ditenderkan.

Ada beberapa alasan. Termasuk perencanaan, serta adanya regulasi dari Kementrian PU. Paket pekerjaan konstruksi sebagian belum bisa dilelang karena masih menunggu proses perencanaannya selesai.

Sedangkan alasan regulasi, adalah Peraturan Menteri PU tentang petunjuk teknis pelaksanaan pengadaan barang dan jasa di bidang konstruksi yang baru keluar pada akhir Maret 2019. Karena itu tender proyek kebanyakan baru dimulai di triwulan ketiga. (SS-2/ir)

Related posts

Pembunuh Mahasiswi Akper Karta Cendikia Ternyata Teman Kuliahnya

editor gresiksatu.com

Maju Cabup Sidoarjo, Ini Kriteria Cawabup Pilihan Mas Iin

editor gresiksatu.com

Pohon Tumbang Tutup Perlintasan KA

editor gresiksatu.com

Leave a Comment