Jumat, 12/08/2022 | 19:39 WIB
Gresik Satu
Berita Gres

Ajak Nelayan Ujungpangkah Gresik Jaga Ekosistem Laut

Gresiksatu.com
Seminar Pemberdayaan UMKM dan Mitigasi Perubahan Iklim Bagi Nelayan Tradisional di Ujungpangkah Gresik. (Foto : Aam/Gresiksatu.com)

GresikSatu | Para nelayan, di Desa Pangkah Wetan, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik diajak turut menjaga ekosistem laut. Ajakan ini, bersifat mendesak karena melihat kerusakan yang mengakibatkan perubahan iklim secara besar-besaran.

Seruan menjaga ekosistem laut itu, disampaikan dalam seminar yang diadakan PT Petrokimia Gresik bertema “Pemberdayaan UMKM dan Mitigasi Perubahan Iklim Bagi Nelayan Tradisional”. Acara yang bertempat di Gedung Koperasi Pegawai Negeri (KPR)  Desa Pangkah Wetan Kecamatan Ujungpangkah itu menghadirkan tiga narasumber.

Ketiganya merupakan perwakilan organisasi masing-masing. Seperti, Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI), Kesatuan Perempuan Pesisir Indonesia (KPPI) dan Kepala Desa Pangkah Wetan Syaifullah Mahdi.

Perwakilan DPP Pusat KNTI, Sugeng Nugraha mengatakan, nelayan hari ini tidak sedang akan menghadapi perubahan iklim namun sudah bergelut dengan perubahan iklim. Untuk itu, penting sekali para nelayan ini turut menjaga ekosistem agar, laut yang menjadi ladang ekonomi bisa terus terajaga.

“Maka penting untuk beradaptasi khususnya nelayan juga punya tanggung jawab terhadap lingkungan laut, jangan hanya ambil ikannya, Kita juga harus merawat biota dan ekosistemnya,” katanya, Selasa (12/7/2022).

Sedangkan Ketua KPPI Cabang Gresik Anggun lebih banyak menjelaskan terkait potensi olahan tangkap ikan atau hasil budi daya ikan di Ujungpangkah, Gresik. Menurutnya, perlu peningkatan kualitas dan kapasitas di beberapa kelompok, khususnya ibu-ibu.

“Peningkatan itu mulai dari kemasan produk, mengenal digital marketing hingga ke depannya produk olahan ikan di Ujungpangkah bisa ekspor, besar harapannya kita bisa berkolaborasi dengan BUMN, seperti Petrokimia hari ini,” tuturnya. 

Sementara itu, Kepala Desa Pangkah Wetan Syaifullah Mahdi, berharap Petrokimia Gresik turut berpartisipasi lebih dalam memberdayakan UMKM di Ujungpangkah. Sehingga nelayan dan ibu-ibu di sini mendapat nilai lebih dari produk olahan tangkapan laut atau budi daya ikan. 

“Saya punya angan-angan produk desa kita bisa berpameran di luar negeri, semoga ada sinergisitas atar pemerintah desa, nelayan, UMKM, Dinas terkait, BUMN dan bahkan Kementrian Kelautan dan Perikanan,” jelasnya.

“Perlu diketahui bahwa Desa Pangkah Wetan merupakan penghasil bandeng terbaik, hal ini dibuktikan kemarin saat festival bandeng atau pasar bandeng, bandeng dari desa kita menjadi juara satu bandeng terbesar di Gresik,” katanya memungkasi. (aam)