Senin, 03/10/2022 | 16:12 WIB
Gresik Satu
Berita Gres Hukrim

Amankan Otak Pengeroyokan Driyorejo, Polres Gresik : Motif Balas Dendam

Gresiksatu.com
Polres Gresik tetapkan satu tersangka lagi kasus pengeroyokan Driyorejo. (Foto : Polres Gresik for Gresiksatu.com)

GresikSatu | Polres Gresik kembali menetapkan satu lagi tersangka pengeroyokan tiga pemuda, warga Dusun Semambung, Desa Driyorejo, Kabupaten Gresik. Penetapan tersangka Muhammad Sendi Prakoso disebabkan yang bersangkutan merupakan otak pengeroyokan.

Kasat Reskrim Polres Gresik Iptu Wahyu Rizki Saputro mengatakan, tersangka diamankan karena mengajak untuk melakukan pengeroyokan. Saat ditanya penyebabnya, ternyata motifnya balas dendam bahwa ada temanya pernah di keroyok.

“Total ada empat orang yang sudah kami tetapkan tersangka. Mereka semua kini menjalani proses hukum,” katanya, Kamis (22/9/2022).

Selain mengamankan satu tersangka lagi, pihaknya juga mengamankan dua barang bukti sajam yaitu celurit dan samurai. Dua sajam ini, digunakan untuk melakukan pembacokan kepada korban MNN yang mengalami luka di bagian paha sebalah kiri.

Diketahui, tiga tersangka lain yang berhasil diamankan. Antara lain, Septian Adi Nurcahyo (19) terlibat pembacokan di TKP, dan Mochammad Valentino Ardiansyah (20) berperan membacok di bagian paha korban. Kemudian pelaku berinisial DAP (16) terlibat menendang korban sebanyak satu kali.

“Kami telah memeriksa 20 orang, empat orang telah ditetapkan tersangka. Dari kasus itu, tersangka kami kenai Pasal 160 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama enam tahun,” bebernya.

Diberitakan sebelumnya, bermula, korban berinisial MNN, bersama dua temannya saat itu tengah memakan Lontong Kupang di TKP, Senin (19/9/2022) dini hari. Tak berselang lama, tiga orang ini didatangi oleh gerembolan orang berpakaian serba hitam.

Tanpa banyak berkata, sekumpulan orang ini lalu melakukan pembacokan. Tidak jelas apa yang jadi penyebab, para pemuda ini tega melakukan penganiayaan. Akibat dari kejadian itu, seorang korban mengalami luka bacok. Sedangkan dua orang lainya mengalami luka ringan.

Kasat Reskrim Polres Gresik Iptu Wahyu Rizki Saputro membenarkan kejadian pengeroyokan itu. Tiga orang yang jadi korban. Diantaranya, korban MNN mengalami luka bacok di bagian kaki kiri, DHP dan MSS mengalami luka ringan.

“Kami masih melakukan penyelidikan, sesuai keterangan saksi, korban dibacok saat menggunakan kaos bertuliskan PSHT,” katanya. (aam)