Rabu, 26/01/2022 | 11:52 WIB
Gresik Satu

Anggaran APBD 9,6 Miliar, SMPN 34 PPS Gresik Mulai Dibangun

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Gresik, S. Hariyanto. / Foto: tbk
Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Gresik, S. Hariyanto. / Foto: tbk

GresikSatu I Anggaran APBD sebesar 9,6 miliar sudah disiapkan untuk pembangunan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 34 yang berada di Perum Permata Suci (PPS) Gresik rencananya dilakukan pada tahun 2022 ini dengan lahan yang akan ditempati seluas 6500 meter persegi.

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Gresik S. Hariyanto mengatakan pembangunan SMPN 34 PPS akan secepatnya di bangun pada tahun 2022 dengan biaya dari APBD sebesar 9,6 miliar.

“Benar untuk pembangunan SMPN 34 PPS Gresik mulai tahun depan sudah mulai di bangun dengan anggaran APBD tahun 2022 sebesar 9,6 miliar,” katanya, Selasa (4/1/2022).

Lebih lanjut Hariyanto menjelaskan, bangunan sebisa mungkin dipercepat atau secepatnya selesai tahun 2022, karena untuk menampung siswa baru ajaran tahun 2022 – 2023 nantinya.

Diketahui, untuk saat ini sudah mempunyai siswa SMPN 34 PPS Gresik dengan jumlah 128 siswa dari empat kelas. Siswa saat ini masih menempati gedung milik SDN 47 Suci.

“Mereka untuk saat ini menempati gedung UTP Sekolah Dasar Negeri (SDN) 47 Suci berlokasi di Jalan KH. Syafi 53 Desa Suci Kecamatan Manyar Gresik. Untuk itu tahun ajaran baru tahun 2022 – 2023 bisa menempati gedung baru SMPN 34 PPS Gresik,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Hariyanto menjelaskan pihaknya sudah menutup diklat calon Kepala Sekolah yang lulus tes. Mereka nantinya akan segera dilantik oleh Bupati Gresik dan akan mendapatkan Nomor Registrasi Kepala Sekolah (NRKS).

“Ya Insyaallah secepatnya akan dilantik oleh Bupati Gresik dan akan bertugas di SMPN dan SDN di Gresik,” ucap Heriyanto.

Sementara untuk jumlah Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah di SMPN sebanyak 124 dan Plt Kepala Sekolah Dasar (SD) sebanyak 7 orang. Dengan dilantik, harapannya semua sekolah memiliki kepala sekolah.

“Untuk itu kami berharap secepatnya untuk dilantik dan ditempatkan di sekolah agar nantinya setiap sekolah tidak ada Plt Kepala Sekolah lagi. Secepatnya akan dilantik untuk Kepala Sekolah yang sudah lulus,” kata Hariyanto.**

Tinggalkan Komentar