Selasa, 04/10/2022 | 13:54 WIB
Gresik Satu
Olahraga

Babak 16 Besar Liga 3, Gresik United Ditahan Imbang Persidago Tanpa Gol

Pemain Gresik United, Muhammad Irvan (kuning) duel udara dengan pemain Persidago Gorontalo, Senin (7/3/2022) di stadion Gelora Delta Sidoarjo./ Foto: TBK
Pemain Gresik United, Muhammad Irvan (kuning) duel udara dengan pemain Persidago Gorontalo, Senin (7/3/2022) di stadion Gelora Delta Sidoarjo./ Foto: TBK

GresikSatu I Gresik United harus puas bermain imbang tanpa gol kontra Persidago Gorontalo pada laga perdana Liga 3 Nasional babak 16 besar grup DD di stadion Gelora Delta Sidoarjo, Senin (7/3/2022).

Usai pertandingan, asisten pelatih Gresik United Agus Indra mengatakan mengapresiasi kerja keras pemain pada laga tadi. Meski ada beberapa peluang yang masih belum bisa merubah skor, tapi dengan hasil ini akan melakukan evaluasi untuk laga selanjutnya.

“Saya mengapresiasi pemain yang sudah bekerja keras di lapangan. Memang hasil tidak sesuai dengan ekspektasi, banyak peluang tapi bola masih membentur mistar. Juga peluang harusnya bisa dikonversi menjadi gol tapi belum bisa diselesaikan dengan baik. Kedepannya, tim pelatih akan lakukan evaluasi,” kata eks pemain Petrokimia Putra itu.

Ia juga menilai banyak yang harus diperbaiki, seperti lini depan yang masih belum tajam sebab kontribusi bola dari lini tengah masih minim. Harus lebih mengurangi umpan-umpan bola panjang sebab strategi yang diterapkan pelatih bola-bola pendek.

“Itu memang jadi salah satu kelemahan lini depan kita yang mana minim kontribusi bola, sehingga peluang pun sedikit. Lini tengah kurang memberikan suplai ke arah depan. Juga strategi pelatih yang tidak di terapkan pemain,
pertandingan tadi lebih banyak long pass padahal berharap bola pendek,” ucap Agus Indra usai laga.

Tidak hanya itu, mantan pemain timnas Indonesia ini menilai pemain-pemainnya ada rasa grogi atau nervous, dan bisa di maklumi sebab semua tim kontestan pada babak 16 besar mengalami hal yang sama di laga perdana.

“Saya rasa hampir semua tim pada pertandingan awal sedikit kesulitan, termasuk pemain-pemain Gresik United tadi. Laga perdana terlihat nervous, sehingga tidak bisa keluar dari tekanan.
Ini pelajaran untuk kita ke depannya agar lebih baik lagi,” jelas Agus Indra.

Jalannya Pertandingan

Sejak Kick Off babak pertama, terlihat kedua tim bermain lebih hati-hati hingga menit 15 agar tidak kecolongan gol. Gresik United mencoba menekan untuk membuat gol cepat. Namun, hingga menit 30 belum ada gol yang bisa di jaringan.

Persidago yang juga ingin meraih poin penuh, mencoba mendominasi laga, namun sayang usaha yang dibangun Ismael dan kolega ini tidak bisa di konversi menjadi gol hingga babak pertama berkesudahan imbang 0-0.

Memasuki babak kedua, intensitas serangan kedua tim semakin meningkat. Peluang pertama di dapat Gresik United melalui kaki Muhammad Irvan menit 55, namun tendangannya masih bisa di amankan kiper Persidago.

Pun demikian dengan tim asal Gorontalo ini, nyaris bisa merubah skor jika tendangan keras Andi A Hasan menit 60 tipis melambung keatas gawang Gresik United. Pun demikian pada menit 68, sundulan salah satu pemain Laskar Menara ini masih melambung ke atas gawang Gresik United.

Giliran Gresik United mendapatkan peluang melalui tendangan bebas pada menit 81, eksekusi dilakukan kapten tim Rendi Jaya Firnanda, tembakan kerasnya masih mampu ditepis oleh kiper Persidago.

Kerja keras pemain-pemain Gresik United untuk membongkar pertahanan dan menciptakan gol, belum bisa tercapai, hingga babak kedua memasuki menit 90 dan tambahan waktu 2 menit oleh masih berakhir, skor masih tetap imbang tanpa gol 0-0.**