Selasa, 04/10/2022 | 13:34 WIB
Gresik Satu
Politik

Bantu Anak Yatim dan Duafa, MUI Gresik Resmikan Lembaga Sosial RUPS

Penyerahan sertifikat waqaf untuk RUPS MUI Gresik (faiz/gresiksatu.com)

GresikSatu | Dalam membantu anak yatim dan duafa, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik meresmikan lembaga sosial baru Rumah Umat Peduli Sesama (RUPS). Harapannya, keberadaan RUPS ini akan membawa lima misi membantu anak yatim dan duafa di Gresik.

Bertempat di Aula Masjid Agung Gresik, kegiatan launching RUPS berlangsung khidmat. Turut hadir, Ketua MUI Gresik KH Mansoer Shodiq, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dan Ketua DPRD Gresik H Moh Abdul Qodir.

Di acara itu juga dilakukan proses penyerahan tanah waqaf, yang nantinya akan digunakan sebagai Kantor RUPS dan Pesantren Yatim Piatu. Pemilik tanah Mashudi pun merasa terharu dan bangga  menyerahkan rumah beserta bangunan seluas 185 meter persegi.

Ketua MUI Gresik KH Mansoer Shodiq mengatakan, MUI tidak hanya pelayan umat dalam beragama, namun juga peduli kepada sosial sekitar. Salah satunya lembaga sosial RUPS ini. Muncul dari keresahan masyarakat sekitar. Rencananya pihaknya akan berkonsentrasi lima program kerja RUPS.

Baca Juga : Arus Mudik ke Pulau Bawean Mulai Ramai, Dishub Tambah Jadwal Kapal

“Pertama, peduli pendidikan, artinya kita di MUI tetap ikut membangun kualitas SDM,” katanya, Rabu (27/4/2022).

Kemudian, peduli kesehatan termasuk rawat inap bagi keluarga yang tak mampu. Peduli ekonomi, sekaligus pendampingan dan Peduli dakwah, seperti berada di rutan dengan pesantren Attaubah. Terakhir, peduli kemanusiaan, menyantuni anak yatim dan memberikan bantuan kepada duafa’.

“RUPS sangat mewah dengan tanah 185 meter. Saya terimakasih kepada Waqif. Semoga Allah memberikan kemudahan,” harapnya.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengapresiasi peluncuran RUPS. Dengan tambahan lembaga sosial ini pihaknya berharap ada sumbagsih kepada masyarakat Kabupaten Gresik.

“Kedepan bisa membantu mengatasi  kemiskinan di Gresik. Karena saat ini masih sangat tinggi dibanding daerah lain, dan  di atas rata-rata Jawa Timur,” ucapnya. (faiz/aam)