Minggu, 25/09/2022 | 18:01 WIB
Gresik Satu
Bisnis Ekonomi

Berdayakan Ibu Rumah Tangga, SIG Gelar Pelatihan Bikin Kue

Gresiksatu.com
General Manager of CSR SIG Edy Saraya, menyerahkan bantuan oven dan mixer pada Sunarti peserta pelatihan pembuatan kue asal Desa Sidorukun Gresik. (Foto : Humas Semen for Gresiksatu.com)

GresikSatu | Di tengah wabah covid-19, ekonomi di seluruh sektor sempat terpukul. Untuk kembali memulihkan, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) punya cara jitu. Salah satunya dengan melalui program SIG Mandiri menggelar pelatihan pembuatan kue untuk ibu rumah tangga.

Pemberdayaan ibu rumah tangga ini dianggap efektif, dan mampu memulihkan ekonomi, karena bisa membantu meringankan pekerjaan suami dalam memenuhi kebutuhan keluarga. Diharapakan dengan mengikuti pelatihan ini, pasar UMKM (usaha mikro kecil menengah) terbuka lebar bagi ibu rumah tangga.

General Manager of CSR SIG, Edy Saraya menjelaskan, kegiatan dibalik pemulihan ekonomi ini, bertempat di Desa Sidorukun, Kramatinggil, Kelurahan Sidomoro, Singosari, Gending, Kabupaten Gresik, Selasa (23/8/2022). Kegiatan ini dianggap sukses karena pesertanya membludak dari target sebelumnya.

“Pelatihan digelar secara bertahap sejak 10 Agustus sampai 7 September 2022 di masing-masing kantor kelurahan dan desa,” katanya.

Dijelaskan, pelatihan ini menghadirkan trainer dari Eva Cake and Bakery Gresik. Pelatihan yang diberikan diantaranya teori dasar membuat kue serta praktik pembuatan aneka cake seperti kue brownies, spikoe, lapis surabaya, roti roll, serta donat. Selain itu, SIG juga memberikan bantuan 100 oven dan mixer kepada para peserta senilai Rp300 juta.

“Program pemberdayaan ini selaras dengan tema hari Kemerdekaan Republik Indonesia yakni Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat,” bebernya.

Lebih lanjut, menurut Edy Saraya pelatihan gagasan SIG mandiri tidak hanya sekedar seremony acara saja. Setelah ini, pihak perusahaan akan mengawal terus bagi ibu-ibu yang memiliki minat di bidang usaga tersebut. Bahkan sampai memfasilitasi kepengurusan sertifikat halal dan BPOM bagi produknya.

“SIG akan terus mendampingi usaha ibu rumah tangga ini ketika nantinya usaha mereka berkembang, dengan memberikan pelatihan pengemasan, pemasaran menggunakan platform digital,” ujarnya.

Sementara itu pelatihan disambut baik oleh salah satu peserta yakni Sunarti, ibu rumah tangga asal Desa Sidorukun Gresik. Menurutnya, pelatihan ini menjadi pengalaman berharga baginya. Apalagi setelah pelatihan bisa langsung praktik membuka usaha sendiri.

“Semoga nantinya selepas dari pelatihan pembuatan kue, berbekal alat yang diberikan, kami bisa mempraktikkan ilmu yang didapat untuk memulai usaha agar bisa menambah penghasilan keluarga,” ujar Sunarti. (aam)