Minggu, 25/09/2022 | 18:59 WIB
Gresik Satu
Pendidikan

Beri Arahan Bimtek Dispendik Gresik, Bupati Inginkan Reformasi Birokrasi

bimtek dispendik gresik
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama para peserta Bimtek Dispendik sekaligus penutupan pada, Sabtu (28/8/2022). /(Foto: TBK/GresikSatu.com)

GresikSatu I Bimtek Dispendik Jumat (27/8/2022) malam dibuka oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. Maka sekarang giliran Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani beri pengarahan dan diskusi dengan peserta sekaligus penutupan pada, Sabtu (28/8/2022).

Beberapa hal yang Bupati Gresik sampaikan ke peserta terkait pengembangan dunia pendidikan yaitu mindset leadership kepala sekolah, infrastruktur sekolah, transformasi digital, dan peningkatan SDM. Dimana untuk mencapai itu diperlukan dedikasi tinggi dan serius dalam pelaksanaannya.

“Kita ini tidak boleh bekerja biasa-biasa saja, makanya harus luar biasa” ucap Gus Yani sapaan akrab Bupati Gresik tersebut.

Untuk itu Gus Yani tekankan inovasi di setiap lini instansi. Terutama dibidang administrasi yang di rasa masih jelimet. Menurutnya administrasi simpel dan efektif akan dapat berikan dorongan yang signifikan disemua lingkungan utamanya di Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik.

“Setelah acara ini harus efektifkan transformasi digital. Dimana nanti sistem administrasi dan sebagainya sudah berbasis aplikasi full online dan mudah untuk didata serta dilaporkan. ini reformasi birokrasi. Transformasi digital ini menjadi kebutuhan masa kini yang perlu ditata, maka ketika kita ingin ngecek sesuatu tinggal buka dan sudah terlihat, tidak perlu keliling,” katanya.

Kendati demikian, Gus Yani juga sadari memang dibeberapa daerah masih terkendala dari segi SDM dan konektivitas. Maka dalam hal ini peran Dispendik Gresik bersama Pemkab Gresik sangat dibutuhkan untuk mensupport hal tersebut. Sebagai motivasi, Gus Yani akan berikan reward bagi sekolah yang mampu beri inovasi atau prestasi yang dapat membuat sekolah tersebut naik level.

“Untuk literasi, minat baca yang rendah dapat jadi hal yang fatal kedepannya apabila tidak dirubah mulai sekarang. Maka ia tekankan lagi untuk dibiasakan sejak Sekolah Dasar. Maka mumpung masih SD, anak-anak didik masih mudah diarahkan untuk belajar diperpustakaan, maka biasakan,” ucapnya.

Kepala Dinas Pendidikan Gresik S. Haryanto, Sekdin Pendidikan Gresik Herawan Kusuma, Ketua Baznas Gresik Mustoha, Ketua Tim Rintisan Pulau Pendidikan Syifaul Qulub, Ketua Tim Sejarah Lokal Mustaqim, Ketua Program Tahfidz Shokibul Marbait, Ketua Dewan Pendidikan Syaiful Kirom, Bank BJB Heru Baharudin, BPJS Ketenagakerjaan Faridah Hanum.

Sebagai penutupan, Bank Gresik berikan beasiswa Simpanan Pelajar (Simpel) untuk para siswa berprestasi di lingkup Gresik sejumlah Rp. 2.500.000. Beasiswa diserahkan secara simbolis oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. (Tov)