Selasa, 09/08/2022 | 21:33 WIB
Gresik Satu
Bisnis Ekonomi

Berkah Bulan Agustus, Pengrajin Tiang Bendera di Gresik Banjir Pesanan

Gresiksatu.com
Supar saat membuat tiang bendera dari besi di gudang samping rumahnya Desa Balongpanggang, Gresik (Foto : Faiz /Gresiksatu.com)

GresikSatu | Semarak peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-77 sudah mulai terlihat. Area sepanjang jalan perkampungan sudah dipenuhi bendera dan umbul-umbul merah putih. Tak hanya bendera yang biasanya diburu masyarakat, tapi juga tiang bendera juga banyak diburu. Seperti halnya di Kecamatan Balongpanggang, Gresik. Pengrajin tiang bendera dari besi banjir pesanan masyarakat. 

Salah satu pengrajin Supar asal Dusun Sambiroto, Desa /Kecamatan Balongpanggang, Gresik itu hampir setiap hari memproduksi tiang bendera di gudang samping rumahnya. Mengingat moment kemerdekaan sudah mulai terasa sejak awal bulan Agustus ini.

“Bahkan pertengahan bulan Juli 2022 ini, sudah banyak yang pesan hingga masuk awal bulan Agustus ini,” ucapnya, Rabu (3/8/2022). 

Menurutnya, setiap harinya dirinya sampai membuat 20 tiang bendera. Terkadang sampai 30 tiang bendera saat banyak pesanan. Dengan banyaknya pesanan dirinya merasa bersyukur, apalagi sejak pandemi Covid-19 sepi pelanggaan atau pemesan. 

“Alhamdulillah tahun ini sudah mulai ramai pemesanan tiang bendera,” ujarnya. 

Pria berusia 65 tahun itu, menyebut para pembeli atau pemesan juga dipengaruhi kondisi masyarakat di perkotaan. Masyarakat sudah jarang menggunakan kayu dan beralih ke besi. Kendati lebih mahal dari pada bambu, tapi besi lebih awet dan tahan lama. “Bisa digunakan bertahun-tahun, dan saat ini di Gresik cukup sulit menemukan ruas bambu,” tambahnya. 

Untuk harganya pun ekonomis, sesuai ukurannya Supar mematok satu tiang bendera cukup merogoh kocek Rp 60 ribu sampai Rp 85 ribu. Sedangkan untuk tiang umbul-umbul harganya lebih mahal. Lantaran lebih panjang dari pada tiang bendera biasanya. Yakni dengan harga Rp 140 sampai Rp 150 ribu. 

Salah satu pembeli Prayogi asal Desa Wates, Kecamatan Balongpanggang, Gresik mengaku sudah terbiasa membeli tiang bendera yang terbuat dari besi. 

“Besi lebih awet dan tinggal pasang di tempat cor yang sudah ada di rumah. Ini pesan tiga tiang bendera sekaligus untuk keluarga di sekutar rumah,” ucapnya. (faiz/aam)