Sabtu, 20/08/2022 | 13:04 WIB
Gresik Satu
Uncategorized

Blower Pabrik Kayu di Gresik Meledak, 7 Pekerja Jadi Korban

korban blower meledak1
Dua Korban kebakaran di PT Hutan Lestari Mukti Perkasa saat mendapatkan perawatan di RSSG (Foto: Istimewa)
 Advertisement

GresikSatu I Sebuah blower pabrik PT Hutan Lestari di jalan Kapten Darmo sugondo Gresik meledak dan terbakar sekitar pukul 14.30 WIB, Jumat (24/6/2022), tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, ada tujuh pekerja mengalami luka-luka dan dilarikan ke Rumah Sakit.

Ada enam pekerja mengalami luka serius yang kemudian dilarikan ke RS Semen Gresik untuk mendapatkan perawatan. Satu pekerja mengalami luka ringan langsung dibawa ke Puskesmas Gending.

Novi Susanti selaku Admin PT Mitra Hasina Sejahtera, perusahaan outsourcing yang mempekerjakan karyawannya di pabrik pengelolaan kayu tersebut mengatakan mulanya insiden blower meledak yang kemudian terbakar itu dalam keadaan terbuka.

Sehingga mengakibatkan debu kayu turun dan menimbulkan percikan api. Tak berlangsung lama, terjadilah ledakan pada blower tersebut yang kemudian percikannya menyambar para pekerja.

“Ledakan dari blower itu, percikan api langsung menyambar pekerja yang ada disekitar blower, ” ucap Novi saat mendampingi korban di RS Semen Gresik.

Rincian 6 korban yang mengalami luka serius di RS Semen Gresik diantaranya, Suyanto (45) asal Desa Kedanyang Kebomas, Nur Cahyo (24), Roomo Kalisari Benowo Surabaya, Wahyu Indra Risqianto (22) warga Munggugianti Benjeng, M Ikhsan (40) warga Kapten Darmo sugondo, Irfan Maulana (23), warga Ketek Sumari Duduksampeyan dan Slamet Harianto (29) warga Tambak Rejo Duduksampeyan.

Sementara itu saat dikonfirmasi, Humas RS Semen Gresik dr Tholib Bahasuan menyatakan semua korban ledakan blower berjumlah enam orang pekerja yang kemudian dirawat di ruang IGD dalam kondisi sadar.

“Mereka (korban) masih sadar. Saat ini dalam preses perawatan,” ucapnya singkat.

Menurutnya, rumah sakit sudah menyiapkan 3 dokter untuk menangani para korban. Dokter bedah, anestesi dan bedah torak kardiovaskular.

“Ketiga dokter ini kami siapkan untuk manangani korban,” ujarnya.

Sementara itu, Polres Gresik sudah menerjunkan tim identifikasi ke lokasi kejadian perkara (TKP).

“Tim identifikasi masih di lapangan, sehingga kami belum bisa mendapatkan data yang lebih detail,” ucap Kasatreskrim Polres Gresik Iptu Wahyu Rizki Saputro.

Petugas kepolisian, Jelas Alumnus Akpol 2015 itu akan melakukan tindak lanjut atas insiden ini. Apakah ada unsur kelalaian atau yang lain. “Perkembangannya nanti kami sampaikan,” ungkapnya. (Faiz/Tov)