Selasa, 04/10/2022 | 12:51 WIB
Gresik Satu
Politik

Buka Pelatihan PKB Gresik, Gus Muhaimin Ajak Kader Solid dan Komitmen Berkhidmah Kepada Masyarakat 

Pengurus DPC PKB Gresik saat mengukuti sebuah acara di Ponpes Ihyaul Ulum Dukun / Foto : Faiz

GresikSatu | Dewan Pengurus  Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menggelar Training on Instructor (ToI) Pendidikan Kader Pertama (PKP) Kader Loyalis PKB di pondok pesantren (Ponpes) Ihya’ Ulum Dukun Gresik, Sabtu (5//3/2022).

Pelatihan ini dibuka langsung oleh Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar atau Gus Muhaimin secara daring. Dalam arahannya, Gus Muhaimin meminta seluruh kader PKB di masing-masing level agar tetap solid dan menjaga komitmen dalam berkhidmah di partai.

“Indonesia butuh kekuatan yang solid, antara pemerintah dengan seluruh masyarakat, maka dari itu siapapun presidennya akan mampu mengatasi segala tantangan jika berhasil merajut konsolidasi,” ucapnya dihadapan ratusan para kader PKB.

Untuk itu, mesin kader PKB harus digerakkan, tidak hanya untuk meraih suara tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat.

“Ideologi dan Cita-cita inilah yang mendasari PKB menggerakkan seluruh kader sampai tingkat bawah, tujuan politik tidak hanya meraih suara tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat,” tegas  Gus Muhaimin.

Baca Juga : PKB Sebut, Ranperda tentang Perubahan dan Penyertaan Modal Perumda Giri Tirta Terlalu Diistimewakan

Ketua umum DPP PKB yang juga digadang maju calon presiden (Capres) 2024 itu kembali  mengintruksikan seluruh kader agar bekerja keras dalam menjalankan agenda-agenda kaderisasi internal partai. Kreativitas dan inovasi sangat dibutuhkan dalam rangka menciptakan pola pengkaderan yang lebih baik.

“PKB membutuhkan kerja-kerja bersama, melalui koordinasi, training dan lainnya. Saya harap kader-kader bisa kreatif dalam menjalankan kaderisasi, cari ilmu-ilmu baru, jangan pernah berhenti, sehingga semakin banyak inovasi dan kreatifitas yang dilakukan dalam ruang kaderisasi,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua DPC PKB Gresik, Much Abdul Qodir dalam sambutannya mengatakan, tujuan pelatihan ini adalah mencetak kader-kader menjadi instruktur di wilayah kecamatan maupun desa masing-masing.

Dijelaskan , PKB Gresik terus bekerja keras memanasi mesin militansi kader-kadernya guna menghadapi kontestasi pemilu 2024 mendatang.

“Tujuan Training of Instruktur ini adalah membentuk agen-agen kecil di tingkat kecamatan hingga desa,” katanya.

Baca Juga : Senyum Bahagia Ibu-ibu di Gresik Saat Ketemu Gus Jazil Wakil Ketua MPR RI

Menurut Qodir, ruh perjuangan PKB tidak bisa dipisahkan dari tujuan membesarkan NU. Sebab itu, indikator kemajuan PKB dalam menjalankan kerja-kerja partai adalah kemakmuran NU.

“Perjuangan PKB harus sejalan dengan NU, Suburkan NU, Majukan NU, itu kewajiban kader PKB,” jelasnya.

Indikator itu, tambah Ketua DPRD Gresik itu, dituangkan melalui program-program PKB melalui Fraksi DPRD Gresik dalam mengawal dan bersinergi dengan pemerintah.

“PKB Gresik terus mengawal dan bersinergi dengan pemerintah, dan sejalan dengan perjuangan NU sampai tingkat Fraksi,” terang Qodir.

“PKB harus berada disamping bupati dalam merumuskan kebijakan untuk kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Turut hadir dalam pembukaan pelatihan tersebut, Ketua DPC PKB Gresik H. Much Abdul Qodir, Mustasyar DPC PKB Gresik KH. Mahfudz Ma’shum, Anggota DPRD Jatim dari Fraksi PKB Uviq Zuroidah, sejumlah Anggota Fraksi PKB DPRD Gresik dan segenap pengurus DPC PKB Gresik serta 250 peserta TOI dari 18 Kecamatan di Kabupaten Gresik. (faiz/sah)