Minggu, 25/09/2022 | 19:20 WIB
Gresik Satu
Ekonomi

Capaian Investasi di Gresik Rp 12,68 Triliun, Bupati Sebut Pemulihan Pasca Pandemi

Gresiksatu.com
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat menyambut perwakilan Kadin Indonesia (Foto : faiz/ Gresiksatu.com)

GresikSatu | Grafik capaian investasi di Kabupaten Gresik menggembirakan. Hingga Juli 2022, data dari Dinas Penanaman Modal PTSP Gresik mencatatkan capaian investasi sebesar Rp 12,68 triliun yang didominasi penanaman modal asing (PMA).

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, rincian Rp12,68 triliun itu 75,1 persen dari PMA dan 24,9 persen dari penanaman modal dalam negeri. Hal ini menjadi pertanda bahwa iklim investasi berjalan dengan baik. “Dari total tersebut, 50 persennya merupakan investasi pada bidang pertambangan,” ucapnya, Minggu (18/9/2022). 

Pencapaian ini, lanjut dia merupakan suatu prestasi dan wujud kebangkitan Kabupaten Gresik pascapandemi Covid-19. Sebagai perbandingan, total investasi pada tahun 2021 (Januari – Desember) sebesar Rp. 16,76 triliun atau 76 persen pencapaian investasi pada bulan Januari – Juli 2022.

Gus Yani optimis Gresik menjadi surga investasi di Indonesia karena tersimpan harta karun berupa potensi iklim usaha yang menjanjikan. Lebih – lebih, Presiden RI Joko Widodo turun langsung menjadi influencer untuk menarik calon investor luar negeri agar menanamkan investasinya di Kabupaten Gresik. 

“Perkembangan investasi Gresik sangat baik. Bahkan, Presiden Joko Widodo sendiri yang menjadi influencer ke dunia internasional untuk mengajak berinvestasi ke Indonesia termasuk juga di Kabupaten Gresik. Ini luar biasa Pak Presiden langsung, influencernya bukan kaleng-kaleng lagi,” tutur Gus Yani.

Dalam sambutan hangatnya, Gus Yani menegaskan pihaknya bersama Forkopimda akan terus menjaga kondusifitas dan kestabilan daerah agar investasi bisa berjalan dengan baik. Selain itu, pemberdayaan BUMD juga akan dimaksimalkan untuk bisa menangkap semua kesempatan yang muncul.

“Kita pastikan juga bahwa capaian investasi di Kabupaten Gresik itu mudah, cepat, dan murah,” jelasnya. 

Perwakilan Pengurus Kadin Indonesia Bambang Budi Suwarno menjelaskan, bahwa kunjungannya ini sekaligus merupakan “survei” kawasan KEK JIIPE yang menjadi salah satu proyek unggulan untuk ditawarkan ke investor baik lokal maupun mancanegara dalam kegiatan G20 di Bali bulan November 2022.

“Kunjungan bapak Presiden beberapa kali di Kabupaten Gresik ini merupakan sinyal bahwa proyek ini merupakan “sesuatu”, yang tidak main-main. Ditambah dengan paparan dari pak bupati di sini, makin membuat kami terkesan dan menemukan harta karun di Gresik,” ucapnya. (faiz/aam)