GresikSatu | Pemerintah Desa (Pemdes) Kedungsumber, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik, terus menunjukkan komitmen terhadap kesehatan masyarakat dengan mengadakan pemeriksaan kesehatan rutin gratis setiap enam bulan sekali.
Program ini difokuskan pada deteksi dini penyakit tidak menular (PTM) seperti kista, kanker rahim, dan penyakit serupa yang banyak mengancam perempuan.
Kegiatan yang digelar pada Kamis, 21 November 2024, bertempat di Balai Desa Kedungsumber, melibatkan tenaga medis dari Polindes setempat.
Bidan desa, Nur Masilah, menjelaskan bahwa pemeriksaan dilakukan menggunakan metode IVA (Inspeksi Visual Asetat) untuk mendeteksi potensi penyakit sejak dini.
“Pemeriksaan ini penting untuk memastikan bahwa kaum perempuan, terutama ibu rumah tangga, bisa mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal. Dengan deteksi dini, pengobatan dapat dilakukan lebih cepat dan efisien, sehingga biaya perawatan di fasilitas kesehatan juga dapat ditekan,” ujar Nur Masilah.
Tak hanya pemeriksaan, kegiatan ini juga diikuti dengan program donor darah yang difasilitasi oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gresik. Donor darah ini bertujuan memastikan ketersediaan stok darah, khususnya bagi ibu hamil yang membutuhkan selama persalinan.
“Stok darah ini nantinya akan disimpan di PMI Kabupaten Gresik dan siap digunakan kapan saja, terutama dalam situasi darurat saat proses melahirkan,” tambah Nur Masilah.
Sementara itu Kepala Desa Kedungsumber, Wahono Yudo, mengungkapkan bahwa program ini merupakan bagian dari dukungan Pemdes terhadap visi kesehatan Kabupaten Gresik dan Kementerian Kesehatan.
Karena itu dana Desa dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan ini, bekerja sama dengan Pokja PKK, Posyandu, serta kader kesehatan setempat.
“Kesehatan adalah salah satu kebutuhan dasar masyarakat yang wajib kami penuhi. Program seperti pemeriksaan rutin dan donor darah ini kami lakukan secara berkala untuk meningkatkan kualitas hidup warga Kedungsumber,” jelas Wahono.
Selain pemeriksaan dan donor darah, Pemdes Kedungsumber secara aktif mengadakan penyuluhan terkait kebiasaan hidup bersih dan sehat. Sosialisasi ini diharapkan dapat membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan penyakit sejak dini.
Dengan langkah inovatif ini, Pemdes Kedungsumber memberikan contoh nyata bagaimana Dana Desa dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan. Program ini mendapat apresiasi dari warga desa yang merasa terbantu, terutama mereka yang sebelumnya sulit mengakses layanan kesehatan.