Minggu, 25/09/2022 | 19:04 WIB
Gresik Satu
Pemerintahan

Cegah PMK, Diskes Provinsi Vaksin Ratusan Sapi di Kecamatan Balongpanggang

vaksin pmk dinkes pemprov1
Kadisnak Provinsi Indiyah, Kabid Keswan Provinsi drh.Iswahyudi dan Sekda Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman serta Muspika Balongpanggang melakukan Vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Kamis (28/7/2022)./ (Foto:TBK/gresiksatu.com)

GresikSatu I Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim terjun langsung Ke Desa Brangkal, Kecamatan Balongpanggang untuk melakukan Vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan yang ada di Desa tersebut.

Agenda kegiatan yang dijadwalkan dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa ini diwakili oleh Kadisnak Provinsi Indiyah, Kabid Keswan Provinsi drh.Iswahyudi dan Sekda Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman.

Rombongan langsung memantau hewan-hewan yang akan di beri vaksin dengan di dampingi oleh Muspika Balongpanggang yang terdiri dari Camat Balongpanggang M. Amri, Danramil 0817/09 Balongpanggang Kapten Inf Erik dan Kapolsek AKP Zainudin serta Kepala Desa Brangkal Dodik Setiawan beserta perangkat desa.

Saat ditemui Sekda Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman menuturkan salah satu yang dilakukan oleh pemerintah terhadap pencegahan penyakit PMK ini adalah dengan konsep untuk yang sehat di lakukan vaksinasi.

“Konsep pemerintah melakukan vaksinasi untuk hewan-hewan (Sapi) yang sehat,” katanya, Kamis, (28/7/2022).

Achmad Washil melanjutkan dimana tahap pertama di Minggu ketiga bulan Juni sudah melakukan vaksinasi tahap pertama untuk 3.000 ekor sapi di 14 Kecamatan di wilayah Gresik.

“Untuk tahap kedua ini ada 5.000 vaksin, yang 3.000 untuk tahap ke dua dari vaksin tahap pertama, sedangkan 2.000 vaksin untuk hari ini 427 dosis yang kita lakukan vaksinasi tahap pertama,” ungkapnya.

Sementara itu Kades Brangkal Dodik Setiawan mengucapkan terima kasih banyak atas kegiatan Vaksinasi pada saat ini, dimana nantinya peternak di Desa Brangkal semakin berkembang dan pada saat ini peternak di Desa Brangkal ini sangat banyak yaitu sekitar 144 ekor.

“Alhamdulillah dari awal dan sampai saat ini tidak ada kasus PMK di Desa Brangkal. Jadi dari awal peternak di Desa Brangkal sangat antusias dengan adanya penyakit PMK. Semua peternak dengan inisiatif sendiri melakukan ramuan ramuan tradisional yang di kasihkan rutin tiap hari,” jelasnya. (Tov)