26.4 C
Indonesia
Sab, 3 Desember 2022
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

26.4 C
Indonesia
Sabtu, 3 Desember 2022 | 17:24:58 WIB
Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

Cerita Bule Australia Keliling Lautan Indonesia Sendirian dengan Kapal Yacht

GresikSatu | Berlayar menggunakan kapal pribadi dengan berkunjung ke banyak destinasi wisata menjadi cita-cita banyak orang. Apalagi setiap waktu bisa melihat panorama alam yang menyejukan. Ada pegunungan dengan pantai indah sangat memanjakan mata.

Impian ini diwujudkan Tony Howard seorang bule Australia yang sudah setahun lebih berkeliling Indonesia menggunakan kapal yacht. Uniknya, dia berkelana menyusuri lautan nusantara ini hanya seorang diri. Ia menggunakan kapal yacht dengan senilai Rp 530 juta.

Perjalanan laut dengan kapal pribadi ternyata tidak murah. Anggaran yang dikeluarkan pun sampai ratusan juta. Selama berkeliling mulai Juli 2022 dari Kepulauan Kei, Maluku Tenggara, setidaknya Tony sudah menghabiskan uang sebesar Rp 100 juta.

Baca juga:  Banjir Rob di Bawean, Puluhan Rumah Tergenang Air, Nelayan Berhenti Melaut 

“Dua tahun terakhir bersama istri, sekarang satu tahun ini hanya sendirian,” ucapnya dengan berbahasa Inggris, saat di Pantai Labuhan, Desa Tanjungori Bawean, Kabupaten Gresik, Kamis (13/10/2022).

Gresiksatu.com
Tony Howard seorang bule Australia saat bersangai di atas kapal di perairan Bawean Gresik. (Foto : Faiz/Gresiksatu.com)

Tony Howard sendiri merupakan seorang pengusaha, yang kebetulan hobi berkeliling laut. Pria 53 tahun itu, berkeling lautan Indonesia bersama turis lain dalam agenda Wonderful Sail To Indonesia 2022. Dalam kunjungannya di Pulau Bawean, ia sangat terpukau dengan pulau yang berada di utara Kota Gresik ini.

“Pulau ini sangat asri. Tidak ada polusi, banyak penghijauan. Sawah dan tumbuhan di Pulau Bawean sangat subur. Saya  juga membeli makanan rujak, dan es degan. Enak sekali,” paparnya. 

Dijelaskan, Pulau Bawean sangat cocok sebagai rekomendasi tempat untuk bersantai dan menikmati hiburan alam. Karena saat ini, Dunia sedang masa Global Warming dan Perubahan Iklim. Di Pulau Bawean  tidak merasakan hal tersebut. 

Baca juga:  Rapat Paripurna Nota Keuangan APBD-P 2022, Tekankan Program Berbasis Anggaran

“Disini tidak ada industri, semua hijau tanpa polusi. Begitu juga dengan lautnya. Masih terjaga asri dari aktivitas nelayan yang mengambil ikan dengan pukat harimau, trawl, cabtrang, dan alat yang tidak ramah lingkungan. Itu yang harus dipertahankan di Pulau ini,” jelasnya. 

Tony berharap, semoga dirinya bisa kembali lagi bersinggah di Pulau Bawean. “Baru kali ini ke Pulau Bawean. Semoga bisa kembali lagi,” harap bule Australia. (faiz/aam)

Komentar

Berita Terpopuler

Angka Kemiskinan Kabupaten Gresik Turun, Wabup Gresik Apresiasi Kinerja Baznas Gresik 

GresikSatu | Angka kemiskinan di Kabupaten Gresik terpantau turun. Hal tersebut tidak lepas dari kiprah dan peran Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Gresik, yang...

KPA Gresik Gandeng Organisasi Perempuan Gelar Koordinasi Penanggulangan HIV-AIDS

GresikSatu | Dalam rangka penanggulangan dan pencegahan penyebaran HIV/AIDS, Komisi Penangulangan AIDS (KPA) Kabupaten Gresik menggelar pertemuan koordinasi dengan organisasi perempuan Se Kabupaten Gresik...

Ini Sejarah Tiga Nama Desa Unik di Kecamatan Kedamean, dari Desa Matamu hingga Melampah

GresikSatu | Nama desa biasanya sangat erat kaitannya dengan sejarah desa tersebut. Masalahnya, tidak banyak anak zaman sekarang yang tahu darimana nama desa mereka...

DPMPTSP Jatim Gencarkan Roadshow Pelayanan Perizinan Gratis di Gresik

GresikSatu | Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jawa Timur bekerja sama dengan DPMPTSP Gresik menggelar roadshow pelayanan perizinan gratis...

Aisyah Siswi SMAMSATU Gresik Peraih Medali Emas Kejurnas Beladiri Muay Thai

GresikSatu | Usaha tidak menghianati hasil. Itulah ungkapan pepatah yang dilontarkan Aisyah Nur Ramadhani. Siswa SMA Muhammadiyah 1 (SMAMSATU) Gresik ini, meraih medali emas...

Menelisik Wabah PMK Sapi Ternak di Era Kolonial

Oleh : Wildan Erhu Nugraha Suasana lebaran belum usai, pemberitaan di media masa pun masih didominasi mengenai kondisi lalu lintas mudik dan arus balik lebaran....
Berita terbaru
Berita Terkait