Daftar Maskapai yang Melarang Membawa Power Bank di Pesawat, Wajib Tahu

GresikSatu | Bepergian menggunakan pesawat memang praktis dan cepat, namun ada aturan penting yang wajib Anda ketahui, salah satunya mengenai larangan membawa power bank.

Sejumlah maskapai memiliki aturan ketat terkait hal ini. Berikut kami sajikan daftar lengkap maskapai yang melarang membawa power bank dan aturan penting lainnya.

Mengapa Power Bank Dibatasi di Pesawat?

Power bank termasuk barang yang dianggap berbahaya jika tidak digunakan atau disimpan dengan benar.

Hal ini karena power bank mengandung baterai lithium-ion yang berisiko terbakar atau meledak.

Risiko Membawa Power Bank di Pesawat

  • Potensi kebakaran akibat hubungan pendek (korsleting).
  • Ledakan akibat overheating.
  • Membahayakan keselamatan penumpang.

Daftar Maskapai yang Melarang Power Bank dalam Bagasi

Berikut beberapa maskapai yang melarang membawa power bank, terutama dalam bagasi pesawat:

1. Garuda Indonesia

Maskapai ini melarang penumpang menyimpan power bank dalam bagasi tercatat, namun boleh dibawa di kabin dengan aturan tertentu.

2. Lion Air Group

Lion Air juga melarang power bank di bagasi tercatat, hanya diizinkan dalam kabin dengan batas kapasitas tertentu.

3. Citilink

Citilink memiliki aturan serupa, dengan power bank wajib dibawa di kabin, bukan di bagasi.

Baca juga:  Kenapa Kamu Harus Merayakan Boyfriend Day Tanggal 03 Oktober?

4. Batik Air

Batik Air juga melarang keras power bank dalam bagasi tercatat, hanya boleh di kabin dengan batas maksimum daya.

5. AirAsia

AirAsia mewajibkan power bank dibawa dalam kabin, tidak diperbolehkan sama sekali di dalam bagasi pesawat.

Batas Maksimal Kapasitas Power Bank yang Diperbolehkan

Umumnya, maskapai memiliki batas maksimal kapasitas power bank sebagai berikut:

  • Maksimal 20.000 mAh tanpa izin khusus.
  • 20.000-32.000 mAh harus ada persetujuan khusus.
  • Lebih dari 32.000 mAh umumnya tidak diperbolehkan.

Cara Aman Membawa Power Bank di Pesawat

Alasan Maskapai Melarang Power Bank di Bagasi

Maskapai melarang power bank di bagasi karena:

  • Lebih sulit diawasi selama penerbangan.
  • Potensi kebakaran yang sulit terdeteksi.
  • Risiko keamanan bagi seluruh pesawat.

Aturan dari Otoritas Penerbangan Internasional (ICAO)

ICAO telah menetapkan regulasi ketat tentang baterai lithium-ion, termasuk power bank, yang harus dibawa dalam kabin penumpang.

Konsekuensi Melanggar Aturan Membawa Power Bank

Penumpang yang melanggar aturan tersebut bisa menghadapi:

Baca juga:  6 Efek Negatif dari Konsumsi Jahe yang Perlu Anda Ketahui

Cara Mengecek Aturan Maskapai Sebelum Terbang

Sebelum bepergian, cek situs resmi maskapai untuk memastikan aturan membawa power bank.

Tanda-tanda Power Bank yang Tidak Aman Dibawa

  • Menggelembung atau rusak fisik.
  • Mudah panas saat digunakan.
  • Terlihat bekas kebocoran baterai.

Tips Memilih Power Bank yang Aman untuk Dibawa Terbang

  • Pilih power bank dari merek terpercaya.
  • Pastikan memiliki sertifikasi keselamatan.
  • Pilih kapasitas di bawah 20.000 mAh agar mudah dibawa.

Bagaimana Jika Power Bank Melebihi Kapasitas?

Jika power bank Anda berkapasitas tinggi, hubungi maskapai untuk meminta persetujuan khusus sebelum terbang.

Alternatif Jika Tidak Bisa Membawa Power Bank

  • Gunakan fasilitas pengisian daya yang disediakan bandara atau pesawat.
  • Bawa baterai cadangan dengan kapasitas sesuai aturan.

Pentingnya Mematuhi Aturan Keselamatan Pesawat

Aturan ini dibuat bukan untuk menyulitkan, tetapi untuk menjamin keselamatan seluruh penumpang dan kru pesawat.

Membawa power bank di pesawat memang harus diperhatikan secara khusus. Pastikan memahami aturan dari maskapai yang Anda gunakan untuk perjalanan aman dan nyaman. Keselamatan selalu menjadi prioritas utama dalam penerbangan.

Reporter:
Hilda Azhura
Editor:
Aam Alamsyah
Rekomendasi Berita

Advertisement

Terpopuler