Senin, 03/10/2022 | 18:21 WIB
Gresik Satu
Pemerintahan

Dianggarkan 5 Miliar, Normalisasi Kali Lamong Dikerjakan April atau Mei

Alat berat yang digunakan untuk normalisasi Kali Lamong di Gresik bagian selatan November 2021 lalu./ Foto: TBK
Alat berat yang digunakan untuk normalisasi Kali Lamong di Gresik bagian selatan November 2021 lalu./ Foto: TBK

GresikSatu I Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Gresik terus melakukan percepatan dalam normalisasi Kali Lamong untuk mengatasi banjir yang terjadi di wilayah Gresik bagian selatan.

Untuk kegiatan normalisasi tahun 2022 ini tetap dilanjutkan dengan metode kolaborasi dari semua stakeholder yaitu dari tim DPUTR, kecamatan dan paguyuban pengusaha di wilayah kecamatan masing – masing.

Kepala DPUTR Gresik, Dr. Achmad Hadi mengatakan untuk saat ini masih belum efektif untuk mengerjakan proyek normalisasi disebabkan kondisi debit air kali lamong masih tinggi karena hujan di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) masih tinggi.

Sehingga, beberapa spot seperti di Kecamatan Cerme dan Kecamatan Balongpanggang diarahkan pada pengerukan kali lamong.

“Untuk normalisasi tetap dilakukan tahun ini, kami lanjutkan dengan metode kolaborasi dari semua stakeholder yakni dari tim DPUTR, kecamatan dan paguyuban pengusaha di wilayah kecamatan masing – masing,” kata Hadi, Senin (31/1/2022).

Lebih lanjut, untuk normalisasi Kali Lamong di estimasi intensitas pekerjaan normalisasi bisa ditingkatkan mulai awal triwulan kedua pada bulan April atau Mei tahun 2022.

Karena itu untuk mendukung operasional kegiatan tersebut telah dianggarkan sekitar 5 miliar dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2022.

“Untuk estimasi pekerjaan di bulan April atau Mei tahun 2022. Operasional dianggarkan dari APBD sebesar 5 miliar,” ujarnya.**