Selasa, 04/10/2022 | 14:02 WIB
Gresik Satu
Pemerintahan

Didampingi Bupati Gus Yani, Menteri Kelautan dan Kunjungi Kampung Budidaya Bandeng Pangkah Wetan

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mendampingi Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengunjungi kampung perikanan budidaya ikan bandeng, Desa Pangkah Wetan Kecamatan Ujung Pangkah Kabupaten Gresik, Kamis (21/4/2022)./ (Foto: TBK/gresiksatu.com)

GresikSatu I Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mendampingi Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengunjungi kampung perikanan budidaya ikan bandeng, Desa Pangkah Wetan Kecamatan Ujung Pangkah Kabupaten Gresik. Dalam kunjungan kerja tersebut, diserahkan 100 ribu ekor bibit bandeng, 2 ton pakan bandeng, 100 bibit udang vaname, pemberian bingkisan sembako kepada 150 petani tambak hingga pemeberian santunan kepada 50 yatim, Kamis (21/4/2022).

Kampung perikanan budidaya bandeng Pangkah wetan memiliki luas lahan budidaya sekitar 2.465 Ha dengan jumlah pembudidaya sebanyak 601 RTP (2-3 tenaga kerja/RTP) dengan kelembagaan 7 Pokdakan, 1 Poklahsar dan 1 Gapokkan dengan total produksi bandeng 6900 Ton dengan target peningkatan produksi budidaya bandeng dilakukan dengan cara meningkatkan produktifitas budidaya menjadi 2 kali lipat atau 2-4 ton/Ha.

Menteri Kelautan dan Perikanan, Wahyu Sakti Trenggono mengatakan, Gresik layak dijadikan lokasi pembangunan kampung budidaya ikan bandeng. Diharapkan dengan kampung budidaya ikan bandeng ini mampu meningkatkan produktivitas, baik peningkatan secara produksi maupun skala ekonomi. Itulah salah satu tujuan dari program kampung budidaya ini.

“Untuk itu saya meminta kepada Pemerintah Kabupaten Gresik untuk tetap mempertahankan total lahan tambak seluas 28.643 tetap menjadi sebagai produktifitas ataupun budidaya ikan di Kabupaten Gresik agar tidak tergerus oleh kemajuan pembangunan,” ungkapnya.

Baca Juga: Terdesak Kebutuhan Hidup, Montir Asal Gresik Menipu Pembelian Spare Part Mobil Warga Surabaya

Sementara itu, Bupati Gresik mengucapkan terima kasih kepada kementrian kelautan dan perikanan yang sudah menetapkan Kabupaten Gresik sebagai Kampung Budidaya Ikan Bandeng dimana seluas sekitar 28 ribu hektare lahan mampu memproduksi sekitar 80 ton per tahun dengan nilai 1,4 miliar tiap tahun.

Terkait lahan seluas sekitar 28 ribu hektare Bupati memastikan bersama DPRD melaui perda LP2B dan dikunci melalui RTRW yang sudah dibahas dan akan ditetapkan agar lahan perikanan dan pertanian tidak tergerus kemajuan pembangunan,”jelas Bupati Gus Yani.

Selain itu, Bupati Gus Yani berharap ada sinergi terintegrasi baik pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah daerah hingga pemerintah Desa, dimana semua program baik anggaran APBD daerah kabupaten Gresik, Provinsi ataupun APBN melalui Kementrian KKP tercipta ekosisistem budidaya ikan dari teknologi pakan ikan sampai pembenihan benurnya menuju budidaya ikan Bandeng Gresik menjadi percontohan skala nasional,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kunjungan kerja Menteri KKP, Dirjen Perikanan Budidaya, TB. Haeru Rahayu, Ditjen PSDKP, Salman Mokoginta, Sekda Kabupaten Gresik, Achmad Washil Miftahul Rachman, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jatim, Diah Wahyu Ermawati, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Gresik, Khoirul Anam, Muspika Kecamatan Ujung Pangkah, Kades Pangkah Wetan, Syaifullah Mahdi.**