Selasa, 09/08/2022 | 20:04 WIB
Gresik Satu
Hukrim

Ditangkap Polres Gresik, Pelaku Pelecehan Seksual Akui Cabuli Dua Korban di Sidayu

polres gresik rilis pelaku pelecehan
Kapolres Gresik AKBP Muammad Nur Azis saat memberi keterangan usai ditangkapnya Buchori, pelaku pelecehan seksual pada anak di Sidayu, Jumat (24/6/2022). / (Foto: Faiz/gresiksatu.com)

GresikSatu I Dari hasil penyelidikan pelaku Buchori (39) asal Kenjeran, Surabaya yang sudah ditetapkan tersangka itu ternyata melakukan aksi pencabulan kepada dua korban di tempat yang sama di Desa Mriyunan, Kecamatan Sidayu.

Hal tersebut disampaikan Kasatreskrim Polres Gresik Iptu Wahyu Rizki Saputro yang menyebut pelaku Buchori ini tidak hanya melakukan tindak pelecehan seksual atau pencabulan kepada satu anak tapi ada dua anak yang menjadi korban.

“Korbannya ada dua, satu berusia 12 tahun, dan satunya berusia 5 tahun 9 bulan. Keduanya mendapatkan pelecehan oleh pelaku Buchori di tempat yang sama,” ucap Wahyu, Sabtu (25/6/2022).

Alumnus Akpol 2015 itu menambahkan pihaknya mendapatkan laporan dari korban lain yang berumur 12 tahun. Aksi itu dilakukan sebelum pelaku melakukan pencabulan anak perempuan usia 5 tahun 9 bulan.

“Pelaku pegang pundak, pinggang, hingga kemaluan anak perempuan yang berusia 12 tahun,” jelasnya.

Pasca melakukan pelecehan itu Jelas Wahyu, pelaku keluar dan minum di toko kelontong yang berada di Desa Mriyunan, Kecamatan Sidayu, Gresik. Baru korban yang berusia 5 tahun bersama ibunya datang ke toko. Karena dirasa kurang puas, pelaku kedua kalinya melampiaskan nafsunya ke bocah tersebut. Pelaku mencium mulut bocah, dan memeluknya.

“Yang ada di media sosial dari rekaman CCTV itu merupakan aksi yang kedua kalinya, Yang pertama tidak terekam CCTV. Saat dimintai keterangan, pelaku mengaku melakukan dua kali dengan korban yang berbeda,” tambah Wahyu memungkasi.

Diberitakan sebelumnya, pelaku pencabulan anak di Desa Mriyunan, Kecamatan Sidayu, Gresik berhasil ditangkap di Kenjeran, Surabaya, Jumat dini hari (24/6/2022). (Faiz/Tov)