Jumat, 27/05/2022 | 00:15 WIB
Gresik Satu

Dokter Forensik Ungkap Penyebab Kematian Remaja Driyorejo, Ada Luka Robek di Dagu Korban

Teks Foto : Suasana persidangan remaja Driyorejo di PN Gresik (GresikSatu /Faiz)

GresikSatu | Sidang atas korban Saputra Fibriansyah terus bergulir. Remaja 16 tahun yang menjadi korban kecelakaan misterius itu, ditemukan fakta baru di persidangan Pengadilan Negeri Gresik, Senin lalu (28/3/2022). 

Fakta baru itu diungkap oleh keterangan saksi dokter forensik dari RS Bhayangkara Polda Jatim dr Mustika Chasanatusy Syarifah. Dokter yang memeriksa hasil autopsi jasad korban asal Desa Petiken Kecamatan Driyorejo 17 November 2021 lalu. 

Agenda sidang dengan keterangan saksi itu dipimpin oleh Majlis hakim Mochammad Fatkur Rochman. Saksi dokter menjelaskan, dari hasil autopsi ada dua faktor penyebab kematian remaja Driyorejo itu. 

“Pertama, patah tulang bagian tengkorak belakang, dan di dagu korban ada bekas luka robek,” ungkapnya di persidangan. 

Setelah selesai keterangan saksi, Majelis hakim akan melanjutkan sidang pekan depan. Dengan mendengarkan keterangan terdakwa Rino Putra Firmansyah. Keterangan terdakwa atas kelalaian berkendara.

Baca Juga : Tega Gadis 16 Tahun di Wriginanom Gresik, Diperkosa Empat Pemuda

“Berharap saudara menyampaikan keterangan yang sebenar-benarnya. Agar tidak terjadi permasalahan hukum,” katanya sembari menutup sidang. 

Terpisah, Kuasa hukum keluarga korban Rohmad Jazuli mengaku optimis, jika apa yang terjadi dengan korban remaja itu mengarah kepada tindakan pembunuhan. 

“Dengan beberapa fakta yang baru. Mulai dari saksi pedagang sayur, pemilik warung yang dekat dengan lokasi kecelakaan hingga dokter forensik Polda Jatim. Kami optimis bahwa kecelakaan ini mengarah pada pembunuhan,” ungkapnya. (Faiz/Sah)