Minggu, 29/05/2022 | 05:26 WIB
Gresik Satu

DPRD Gresik Prioritaskan Pemulihan Ekonomi

Dari kiri Ketua Komisi II Dprd Gresik Asroin Widyana, Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir, Wakil Ketua DPRD Gresik Ahmad Nurhamim saat lakukan jumpa pers di Dprd Gresik / Foto : Faiz

GresikSatu | Di tengah pandemi Covid-19 yang tak kunjung reda, pemulihan ekonomi daerah menjadi agenda prioritas dalam program pemerintahan DPRD Gresik.

Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir menyampaikan, pihaknya bersama Pemkab terus mendorong program pemulihan ekonomi melalui dua skema. Yakni, stimulus fiskal dan stimulus non fiskal. 

“Stimulus fiskal merupakan bantuan keuangan dan akses permodalan bagi pelaku ekonomi kecil dalam kategori UMKM. Dimana itu semua sudah terdokumentasi dalam dokumen APBD kita,” ucapnya dalam jumpa pers, Senin (21/3/2022). 

Politisi F-PKB itu juga meminta Dinas terkait (Diskoperindag Red) untuk melakukan percepatan penyaluran bantuan Insentif ke pelaku usaha mikro.

Baca Juga : Gelandangan dan Pengemis di Gresik, Bakal Dikenai Sanksi Denda Hingga Pidana

“Kami juga ingin Bank Gresik berharap menjadi bagian dan dilibatkan pemulihan ekonomi. Pemberian modal dengan suku Bungah yang disepakati,” paparnya. 

Di tempat yang sama, Wakil Ketua DPRD Gresik Ahmad Nurhamin menuturkan, stimulus non fiskal merupakan kebijakan pembebasan pajak dan retribusi bagi pelaku usaha kecil. Utamanya di pasar-pasar, pedagang kecil maupun yang berjualan di rumah.

“Karena sumber-sumber retribusi dari sektor yang dibebaskan itu sudah tidak masuk hitungan proyeksi pendapatan daerah, jadi tidak mempengaruhi target PAD,” jelasnya. (Adv)