Minggu, 29/05/2022 | 06:52 WIB
Gresik Satu

DPRD Gresik Temukan Program BLT Belum Tepat Sasaran 

Ilustrasi program bantuan langsung tunai (BLT)

GresikSatu | Program Bantuan Langsung Tunai (BLT) kembali menjadi sorotan. Kali ini, kalangan DPRD Gresik menemukan program BLT masih belum tetap sasaran. Temuan di lapangan, seorang ibu yang tak memiliki rumah malah tak disebtuh bantuan sama sekali.

Kasus itu seperti yang disanpaikan Anggota DPRD Gresik M Syahrul Munir. Dari temuan itu, politikus muda dari PKB itu meminta kepada pemerintah agar memperhatikan warga yang tidak mendapatkan bantuan.

“Kami disambati warga tentang penyaluran BLT, banyak warga yang kategori mampu masih mendapatkan bantuan. Bahkan penerima ada yang juga punya banyak perhiasan,” ucapnya, Kamis (12/5/2022). 

Diakui politisi Dapil VII (Sidayu, Bungah dan Manyar) warga yang tidak mendapatkan bantuan ini berada di wilayah yang berdekatan dengan industri Kecamatan Manyar. 

“Miris warga yang tidak punya rumah di Desa yang berdekatan industri tidak mendapatkan bantuan apapun dari pemerintah,” tandasnya.

Baca Juga : Wabah PMK Tak Pengaruhi Penjualan Daging di Gresik, Pedagang : Masih Normal dan Aman

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial dr Ummi Khoiroh mengatakan, semua bantuan terpusat berdasarkan operator di Desa. Bagi warga yang mendapatkan bantuan harus masuk data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS). 

“Data DTKS ini diinput oleh pihak operator desa. Dengan melihat indikator penerima bantuan. Setelah masuk data DTKS lalu menunggu antrian untuk accept oleh Kemensos masuk ke daftar antrian untuk menerima bantuan,” katanya. 

Dokter mantan  Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Gresik itu menyebut, pihaknya berwenang hanya dalam pengawasan saja. Semua bantuan secara bijak dilakukan pihak Desa. 

“Birokrasinya seperti itu, tahapannya semua bantuan tergantung operator Desa,” tambahnya. (faiz/aam)