Senin, 03/10/2022 | 15:22 WIB
Gresik Satu
Berita Gres Hukrim

Dua Motor Milik Takmir Masjid Duduksampeyan Gresik Amblas Saat Sholat Subuh

Gresiksatu.com
Hasil pantauan CCTV di lokasi hilangnya dua sepeda motor di Halaman Masjid Nur Rohmah Desa /Kecamatan Duduksampeyan, Gresik ( Foto : Istimewa)

GresikSatu | Bagi masyarakat Gresik harus lebih waspada pada kendaraan motor. Pasalnya maling sepeda motor masih terus berkeliaran. Seperti halnya yang terjadi di Wilayah Kecamatan Duduksampeyan. Dua sepeda motor milik pengurus takmir Masjid Nur Rohmah, Desa Duduksampeyan Gresik, amblas digondol maling.

Parahnya, pencurian itu dikakukan saat sang pemilik motor tengah sholat jamaah subuh di masjid setempat, Selasa (31/8/2022). Kedua sepeda motor dicuri Revo dan Supra  X 125 milik Sumitro Hadi dan Badrodin asal Desa /Kecamatan Duduksampeyan, Gresik. Keduanya merupakan ketua dan bendahara takmir masjid desa setempat. 

Informasi yang dihimpun, kejadian pencurian itu terjadi sekitar pukul 04.11 WIB. Saat itu, kedua korban sedang melaksanakan sholat subuh berjamaah. Begitu hendak pulang ke rumah kedua sepeda motor sudah tidak ada di tempat parkir Masjid. 

Korban Sumitro (53) mengatakan, sepeda motor miliknya tanpa dikunci setir. Dengan tidak ada rasa curiga dirinya masuk masjid dan memarkirkan sepeda motornya di halaman masjid. Setelah sholat subuh, dirinya baru sadar sepeda motornya Revo nopol W 6682 CQ telah hilang. Mengetahui sepedanya hilang, korban pun langsung mengabari Badruddin yang juga sebagai kakak korban. 

“Setelah sholat jamaah subuh, saya hendak pulang dan cek sepeda motor. Ternyata hilang dicuri maling. Sontak saya langsung kabari kakak saya yang masih berdzikir di masjid. Kakak juga kehilangan sepedanya motor Honda Supra X 125,” ucapnya kepada awak media, Rabu (31/8/2022).

Dikatakan, dari rekaman CCTV masjid, awalnya maling menyasar sepeda motor Vario yang ada di parkiran sebelah utara. Namun karena mengalami kesulitan membobol sepeda tersebut akhirnya beralih ke parkiran selatan. 

“Vario baru kan sulit soalnya pakek remote, akhirnya maling pindah di parkiran selatan tempat sepeda motor saya dan kakak saya parkir,” ujarnya. 

Bahkan, dari rekaman CCTV (Closed Circuit Television Red) lanjut dia, ada dua pelaku maling dalam pencurian ini. Satu pelaku yang mencongkel dengan alat untuk membobol sepeda motor, satu pelaku mengambil sepeda setelah dicongkel. Lebih heran dan kesal lagi, satu pelaku pencurian mengenakan pakaian muslim. 

“Satu maling pakai baju koko, sorban dan bersarung. Miris sekali di Kecamatan Duduksampeyan ini sering terjadi tindak pencurian,” tambahnya. 

Masjid Nur Rohmah sendiri menurut dia, sudah sering terjadi pencurian sejak beridir tahun 2017 silam. Mulai dari sandal, sepatu, helm, kotak amal dan sekarang sepeda motor. 

“Untuk pencurian motor baru kali ini terjadi. Kerugian sekitar Rp 3 juta. Karena sepeda saya  bekas dan sudah lama dipakai,” pungkasnya.

Sementara itu, Kapolsek Duduksampeyan AKP Bambang Angkasa membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya masih melakukan tindakan lidik untuk kasus tersebut. “Korban (takmir masjid)sudah laporan ke Polsek. Sekarang kami masih lidik,”ucapnya. (faiz/aam)