Minggu, 25/09/2022 | 19:14 WIB
Gresik Satu
Berita Gres Hukrim

Dua Remaja Tewas Kecelakaan di Jalan Poros Desa Pengganden Gresik

Gresiksatu.com
Petugas saat olah TKP kejadian kecelakaan maut dua pemuda tewas di Jalan Poros Desa Peganden, Manyar, Gresik (Foto :Faiz /Gresiksatu.com)

GresikSatu | Nasib nahas dialami dua pemotor di Jalan Poros Desa Peganden, Kecamatan Manyar, Gresik. Keduanya meninggal usai terlibat kecelakaan, Rabu (14/9/2022). Satu pemotor meninggal di lokasi kejadian, satu pemotor meninggal usai menjalani perawatan di Rumah Sakit. 

Kecelakaan itu, melibatkan dua kendaraan sepeda motor antara Honda CBR dikendarai ARR (16) asal Desa Suci, Kecamatan Manyar dan Honda C 70 yang dikendarai Sahdan (22) warga Sangkapura, Pulau Bawean. Nahasnya keduanya tewas usai terlibat kecelakaan.

Kecelakaan bermula, saat kendaraan sepeda motor Honda CBR nopol W 4552 BU yang dikendarai ARR, berboncengan dengan dua temannya HFS, dan AF, dengan kecepatan tinggi dari arah barat ke timur. 

Saat di lokasi kejadian, tepatnya di pertigaan Jalan Poros Desa Peganden, Kecamatan Manyar. Sebuah kendaraan Honda C 70 yang dikendarai Sahdan warga Desa Sidogedungbatu Bawean, berjalan searah. Sahdan menjalankan motornya dengan kecepatan sedang.

Sahdan yang hendak belok ke pertigaan, dihantam pengendara sepeda motor Honda CBR dari belakang. Benturan tak terhindarkan, dan terjadilah kecelakaan. Akibatnya, ARR pengendara CBR tewas di tempat. Belakangan diketahui, Sahdan pengendara C70 ikut meninggal saat di rumah sakit.

Kapolsek Manyar AKP Windu Priyo Prayitno mengatakan, kecelakaan itu terjadi dini hari tadi sekira pukul 00.30 WIB, Rabu (14/9/2022). Akibat kecelakaan tersebut, kedua pemotor meninggal. Sedangkan dua orang lainnya mengalami luka-luka. 

“Pengendara Honda CBR 150 ARR meninggal di tempat, dan pengendara Honda C 70 Sahdan meninggal di RSUD Ibnu Sina Gresik usai menjalani perawatan,” ucapnya. 

Sedangkan dua orang lainnya Ahmad Farisqi dan Habibi Fitri Sawalu mengalami luka ringan. 

“Semua korban dibawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik, untuk dimintakan Ver luka dan Ver jenazah,” tambahnya. 

Kanit Laka Satlantas Polres Gresik Ipda Wiji Mulyono mengatakan, faktor kecelakaan dari pemotor Honda CBR 150 kurang waspada dan menjaga jarak aman. 

“Serta tidak memperhatikan arah depan dengan jelas,” ungkapnya, Rabu (14/9/2022). 

Polisi juga menyita dua barang bukti kendaraan sepeda motor yang sudah rusak. Kerusakan Honda CBR 150 pada bagian depan, dan Honda C 70 mengalami rusak bagian belakang samping kanan. 

“Kami imbau kepada orang tua untuk lebih ketat mengawasi dan tidak memperbolehkan anak menggunakan sepeda motor saat bepergian, jika belum saaatnya. Hal ini agar tak ada kecelakaan,” tambahnya  memungkasi. (faiz/aam)