Jumat, 27/05/2022 | 22:59 WIB
Gresik Satu

Dukung Tumbuhnya Ekonomi, SIG Fasilitasi UMKM Binaan Promosi di Malang City Expo 2022

Teks Foto : UMKM Binaan SIG, “Mahardhika Collection” kerajinan kulit asal Sidoarjo. (Humas SIG)

GresikSatu | PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) terus konsisten menfasilitasi Usaha Mikro Kecil dan Menegah (UMKM) Binaan untuk melakukan promosi. Terbaru, ada empat UMKM binaan yang ikut dalam ajang promosi dan pemasaran produk pada kegiatan Hybrid Event Malang City Expo 2022.

Acara yang diselenggarakan Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kota Malang pada Senin (28/3/2022) berlangsung hingga Kamis (31/3/2022) di Kartini Imperial Buiding, Malang, Jawa Timur.

Adapun, empat UMKM binaan SIG yang mengikuti pameran diantaranya, “Pipes Collection” kerajinan pipa tulang ikan asal Madura, “Mahardhika Collection” kerajinan kulit asal Sidoarjo, “Risty Art” kerajinan batik asal Rembang, serta “Dona Doni” kerajinan aneka produk berbahan rotan asal Malang.

General Manager of CSR SIG, Edy Saraya mengatakan, keikutsertaan UMKM binaan SIG dalam ajang Malang City Expo 2022, merupakan bagian dari dukungan kemajuan ekonomi. SIG terus berupaya untuk mendorong UMKM binaan agar semakin berkembang dan bangkit terutama pasca pandemi Covid-19.

“Melalui ajang pameran ini, diharapakan para pelaku UMKM dapat meningkatkan penjualan produknya,” kata Edy Saraya.

Baca Juga : Rumput Laut Asal Gresik Diminati Pasar China, Bupati Sebut Era Kejayaan UMKM Lokal

Sementara itu, pemilik usaha kerajinan batik Risty Art, Siti Sri Murniyati menuturkan, pameran ini memberinya kesempatan bertemu dengan banyak orang yang berpotensi menjadi pelanggan baru. Lebih-lebih para pengunjung berasal dari berbagai daerah.

“Banyak yang belum mengetahui produk-produk batik Risty Art. Semoga para pelaku UMKM dapat semakin berkembang,” ungkap Siti Sri Murniyati.

Diketahui, Malang City Expo bertujuan untuk mendorong meningkatkan pemasaran dan promosi produk UMKM serta salah satu serangkaian acara untuk menyambut ulang tahun ke-108 Kota Malang.

Setidaknya ada 50 peserta pameran yang terdiri dari instansi kementerian/lembaga tinggi negara, BUMN, BUMD, pemerintah daerah melalui perangkat daerahnya, pelaku UMKM, IKM, dan UKM, serta lembaga pendidikan tinggi. (aam)