Minggu, 29/05/2022 | 06:10 WIB
Gresik Satu

Edukasi Bahaya Narkoba ke Pelajar, Bupati Gresik: Narkoba Iku Yo Dak Eson Banget!

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat memberi edukasi tentang bahaya narkoba di SMKN 1 Cerme, Jumat (8/4/2022)./ (Foto:TBK/GresikSatu.com)

GresikSatu I Generasi muda adalah aset penting suatu negara, juga masa depan suatu negara. Baik dan buruknya negara ada di pundak generasi muda. Karena itu, berbagai upaya dilakukan untuk memastikan kualitas generasi muda agar terhindar dari hal-hal negatif, satu diantaranya bahaya narkoba.

Dari tahun ke tahun angka penyalahgunaan narkoba terus mengalami peningkatan, diperlukan strategi dan komitmen bersama dari semua pihak untuk bisa bekerja sama menanggulangi penyalahgunaan narkoba bagi generasi muda.

Data yang ada, terdapat 4,8 juta pengguna narkoba pada usia 15-64 tahun. Data ini merupakan suatu fenomena, angka penindakan oleh aparat dan penegak hukum, sehingga masih ada kemungkinan lebih lantaran belum terdeteksi aparat dan penegak hukum.

Baca Juga: Kader Demokrat Gresik Satu Barisan Dukung Emil Dardak

Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Pendidikan bersama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Gresik berkolaborasi untuk menginisiasi kegiatan penandatanganan MoU antara SMKN1 Cerme dengan BNN Kabupaten Gresik, Jumat (8/4/2022).

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani atau akrab disapa Gus Yani yang hadir secara langsung memberikan edukasi serta arahan terkait bahaya narkoba bagi generasi muda dihadapan siswa SMKN1 Cerme.

“Sebagai orang Gresik, kita katakan Narkoba Iku Yo Dak Eson Banget! . Jauhi narkoba, tidak ada negosiasi, tidak ada kompromi kalau benar-benar ingin sehat, ingin cerdas. Karena potret sebuah bangsa, sebuah daerah ditentukan oleh anak-anak mudanya,” katanya.

Gus Yani mengatakan kegiatan sehari-hari yang positif, faktor lingkungan rumah dan sekolah bagi pelajar mempunyai pengaruh yang besar dalam menangkal penyalahgunaan narkoba. Dalam lingkungan rumah, pergaulan antar teman memiliki andil, pun juga hubungan antara murid dan guru.

“Bukan hal baru bahwa teman sangat mempengaruhi sifat seseorang. Yang punya hobi sepakbola pasti juga akan berteman dengan mereka yang suka sepakbola. Kalau di sekolah, keterbukaan antara murid dan guru lah kuncinya. Dengan keterbukaan, murid bisa dengan terbuka menyampaikan semua masalahnya tanpa takut,” jelasnya.

Ditempat yang sama, Ketua BNN Kabupaten Gresik, AKBP Supriyanto berharap jangan sampai generasi muda khususnya di SMKN 1 Cerme menyentuh narkoba.

“Adik-adik adalah generasi penerus bangsa, generasi yang kita harapkan supaya Indonesia maju dan lebih baik lagi,” terang Supriyanto.

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, elemen pemerintah dari Camat Cerme Umar Hasyim, dan elemen penegak hukum dari Danramil dan Kapolsek Cerme untuk ikut hadir di SMKN 1 Cerme. Tampak hadir pula mendampingi Bupati Yani, Kepala Dinas Pendidikan Gresik, S. Hariyanto.*