Jumat, 27/05/2022 | 01:21 WIB
Gresik Satu

Efek Bank Bjb Tundukkan Pertamina, Petrokimia Masuk Grand Final Proliga 2022

Pemain Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia (kuning) melakukan smash saat pertandingan beberapa waktu lalu./ Foto: Ist

GresikSatu I Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia (GPP) dipastikan tampil di grand final PLN Mobile Proliga 2022, Sabtu (26/3/2022) mendatang. GPP dipastikan tampil di partai puncak setelah JPX tak mendapatkan poin dari laga melawan Bank bjb karena kalah 0-3 dari Bank bjb, yang gagal mendapatkan poin alias kosong.

Pada partai Bandung Bank bjb Tandamata menaklukkan Jakarta Pertamina Fastron (JPF) 3-0 (25-15, 25-17, 25-17) di pertandingan hari terakhir seri kedua final four di GOR Kawah Candradimuka Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Bogor, Minggu (20/3/2022).

Dengan kekalahan JMP, maka Petrokimia yang melaju ke final. Bank BJB menjadi tim yang tidak pernah kalah dalam final four Proliga 2022, atau meraih tiga kemenangan. Sekaligus meraih gelar juara putaran final four dan berhak atas hadiah uang pembinaan sebesar Rp 40 juta.

Adapun tiga tim lainnya, GPP, Jakarta Mandiri Popsivo Polwan dan JPF sama-sama hanya mengantongi satu kemenangan.

Baca Juga: Sempat Terkendala Dana, Akhirnya Tim Bola Voli Gresik Ikuti Pra Porprov

Bank bjb mendulang tiga kemenangan dengan poin tujuh di final four Proliga 2022. GPP dan Popsivo punya poin sama, 4, tetapi rasio poin Petrokimia lebih bagus, yaitu 1,04 berbanding 0,87. Adapun rasio set, kedua tim sama, yaitu 0,83. JPF  hanya mendulang 3 poin.

Pelatih Bank bjb, Alim Suseno tidak menduga kalau tim asuhannya bisa unggul 3-0. “Sejak awal saya katakan kita tidak akan meremehkan lawan walaupun sudah tidak ada pengaruh lagi bagi tim Bank bjb,” ujar Alim.

Menurutnya, kemenangan Yola Yuliana dan kawan-kawan itu karena menekan melalui servis. “Kebetulan servis anak-anak bagus,” tandasnya.

Sementara itu, pelatih JPF, Octavian mengakui kalau tim asuhannya tertekan sejak awal. “Jadi panik. Tidak ada pressure dari awal,” tambah Octavian, Senin (21/3/2022).

Selain itu, sambungnya, Bank bjb bermain santai sejak awal karena tidak ada beban. “Mereka sudah pasti di final,” tukasnya.

Sementara pelatih GPP, Ayub Hidayat mengaku senang bisa tampil di final. “Kita berterima kasih sama Bank bjb. Mereka bermain sportif, tanpa memilih lawan,” tutur Ayub gembira.**