Sabtu, 26/11/2022 | 18:52 WIB
Gresik Satu
Berita Gres Hukrim

Empat Hari Menghilang, Nelayan Lamongan Ditemukan Tewas di Perairan Ujungpangkah Gresik

Gresiksatu.com
Korban nelayan asal Lamongan saat ditemukan dan dievakuasi oleh tim gabungan nelayan dan relawan Lamongan dan Ujungpangkah (Foto :Istimewa)

GresikSatu | Seorang nelayan yang hilang di Perairan Karangjamuang sejak Rabu (28/9/2022), akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Korban Eko Wahyudi (35) asal Dusun Jetak, Kecamatan Paciran, Lamongan ditemukan nelayan setempat di Perairan Karangjamuang Gresik. 

Informasi yang dihimpun, nelayan Lamongan, nelayan pangkah, dan relawan melakukan penyisiran di area perairan Karamgjamuang. Sekira pukul 08.35 WIB, Sabtu (01/10/2022). Para tim gabungan pencarian tersebut, menemukan korban nelayan sudah dalam keadaan meninggal.

“Korban memang asal Lamongan. Saat melaut korban biasnya menginap di Ujungpangkah dan mulai berangkat melaut dari Perairan Ujungpangkah. Saat menebar jaring di area wilayah perairan. Informasinya ditabrak kapal saat menebar jaring ikan, tapi itu belum pasti,” ungkap salah satu relawan pencarian Imron. 

Para tim gabungan nelayan dan relawan lebih dulu menemukan titik koordinat perahu korban, tapi belum bisa dievakuasi. Atas kerjasama tim, korban pun akhirnya dievakuasi dan dibawa ke rumah duka Desa/Kecamatan Paciran, Lamongan.

Kasatpolairud Polres Gresik AKP Poerlaksono membenarkan penemuan nelayan asal Lamongan yang hilang saat melaut. Namun, pihaknya masih belum memberikan keterangan yang lebih pasti dan jelas.

“Benar ditemukan nelayan yang kebetulan juga keluarganya tadi pagi,” ucapnya. 

Nelayan langsung dibawa ke rumah duka dan disemayamkan oleh pihak keluarga. “Kami juga masih belum bertemu dengan pihak keluarga, makanya belum bisa memastikan kronologi korban yang hilang,” tambahnya. 

Diketahui, keseharian korban yang mencari ikan di perairan Ujungpangkah itu mengalami laka laut. Nahas dialami korban, perahunya dihantam kapal ketika menarik jaring, dan korban tidak sempat menyelamatkan diri. Sehingga sehingga nelayan Lamongan itu dinyatakan hilang pada hari Rabu (28/9/2022). (faiz/aam)

Baznas Gresik