Sabtu, 20/08/2022 | 13:19 WIB
Gresik Satu
Pemerintahan

Festival Kampung Pecinan, Bupati Sebut Ekonomi Kreatif Wisata Bandar Grisse Dimulai

Teks foto : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berswafoto bersama anak-anak dan para guru dalam kegiatan lomba mewarnai di festival kampung pecinan (Faiz /gresiksatu.com)
 Advertisement

GresikSatu | Setelah dialunching tahun 2021 oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Geliat ekonomi kreatif wisata haritage Bandar Grisse sudah dimulai.

Pada Sabtu malam, (11/6/2022), misalnya ratusan pelaku UMKM turut meramaikan gelaran perdana di Festival Pecinan di Jalan Setia Budi. Dalam festival itu, juga menampilkan kesenian tari barongsai, tari naga serta pasar rakyat. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, festival ini merupakan identitas tentang masa kejayaan Gresik sebagai pusat perdagangan antar negara pada abad 18 M silam. Salah satunya ada peninggalan kampung pecinan di Gresik. 

“Ini juga menjadi identitas Kabupaten Gresik yang dikenal kuat dengan nilai toleransi antar etnis umat beragama,” ucapnya, Minggu (12/6/2022). 

Selain itu, kampung pecinan yang merupakan salah satu wisata haritage Bandar Grisse, bisa menjadi kebangkitan para pelaku UMKM Gresik. Kedepan selain kampung pecinan, Pemkab Gresik melalui  APBN sedang melakukan revitalisasi wisata Badar Grisse lainnya.

Baca Juga : Berani Jadi Bos, Siswa KB-TK YIMI Belajar Keterampilan Membuat Telur Asin Sendiri 

“Ada empat wisata haritage. Ada kampung Pecinan, kampung Arab, Kemasan, dan Kolonial. Target selesai revitalisasi akhir tahun,” jelasnya. 

Kepala Disparekrafbudpora Sutaji Rudy menegaskan festival kampung pecinan untuk meningkatkan perekonomian sektor pariwisata. Ada hiburan lomba mewarnai, pentas seni, permainan rakyat serta ratusan para pelaku UMKM. 

“Sekitar  108 para pelaku UMKM yang meramaikan festival ini. Jadi festival  setiap sabtu malam ada pasar rakyat serta kegiatan edukasi lainnya,” ucapanya. 

Menurutnya, revitalisasi wisata haritage Bandar Grisse diperkirakan selesai bulan Oktober nanti. Nantinya akan juga dilakukan pasar rakyat ekonomi kreatif serta acara kesenian dan kebudayaan di 50 hektar kawasan  wisata haritage Bandar Grisse. (faiz/aam)