Selasa, 04/10/2022 | 14:32 WIB
Gresik Satu
Hukrim

Gara-gara Tak Bisa Bayar Hutang, Ayah dan Anak Kompak Aniaya Keponakan

Ilustasi penganiayaan.

GresikSatu | Seorang perempuan asal Desa Sawahmulya, Kecamatan Sangkapura Pulau Bawean menjadi korban penganiayaan oleh pamannya sendiri. Korban diketahui berinisial (EDD) itu dikeroyok tiga orang di rumah pamannya. 

Mulanya, kejadian itu terjadi saat korban ke rumah pamannya inisial SPR, di Desa Sawahmulya, Rabu (27/4 /2022) pagi.

Korban bermaksud minta maaf ke bibinya atau istri SPR karena masih belum melunasi hutang operasi ibunya. Tiba-tiba dua anak SPR langsung marah dan menampari korban serta SPR pun ikut menganiaya korban. 

Cerita itu viral karena dibagikan Kekasih korban inisial V asal Lamongan. Ia membenarkan kejadian yang menimpa pacaranya itu. Kini dirinya masih belum mengetahui lokasi kekasihnya. 

“Iya benar mas, sampai vas Bungah dilempar ke wajah kekasih saya. semoga ada tindak lanjut dari penegak hukum,” ucapnya, Jumat (29/4/2022).

Baca Juga : Pria Gresik Gelapkan Kredit Senilai Rp 2 Miliar, Uang Ludes Digunakan Foya-foya

Menurutnya, korban yang merupakan pacarnya itu kini juga masih belum melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Karena korban merasa takut menjadi incaran keluarga pelaku SPR. 

“SPR merupakan anggota polisi,” imbuhnya. 

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Sangkapura Bripka Hendro Susanto mengatakan, pihaknya masih belum menerima informadi tersebut. “Belum tau mas,” ucapnya. 

Terkait sebagian pelaku anggota polisi, Hendro pun tidak tau menau tentang hal itu. “Polsek Tambak, Sangkapura tidak ada pelaku SPR,” ujarnya. 

“Mungkin itu domisilinya di Gresik. Barangkali bisa di telusuri lagi,” tambahnya. (faiz/aam)