Senin, 03/10/2022 | 14:11 WIB
Gresik Satu
Berita Gres Politik

Gelar Lomba Festival Banjari, Cara PPP Gresik Menggaet Anak Muda

Gresiksatu.com
Ketua DPC PPP Gresik Khoirul Huda (tengah) saat membuka Festival Banjari se Kabupaten Gresik dengan menabuh rebana banjari di Kantor DPC PPP, Dahanrejo, Kebomas, Gresik (Foto : Faiz /Gresiksatu.com)

GresikSatu | Dalam memberikan ruang ajang kreativitas pemuda, Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan (DPC PPP) Gresik menggelar lomba festival banjari se Kabupaten Gresik di Kantor DPC PPP Jalan KH Syafii, Dahanrejo, Kebomas Gresik. 

Festival ini, merupakan peringatan HUT RI dan Tahun Baru Islam 1444 H. Dengan  tema “Muharram Moment Kembali ke Ka’bah”. 

Dengan demikian, festival ini salah satu langkah untuk menarik perhatian para kaum muda mengenal serta upaya menggaet pemilih muda PPP Gresik. Apalagi mesin partai dalam momentum tahun Pemilu 2024 sudah dimulai.

Ketua DPC PPP Kabupaten Gresik Khoirul Huda mengatakan kegiatan Festival ini, suatu wadah yang diberikan kepada kaum muda di Gresik. Untuk menampilkan kreativitas seni banjari agar lebih berkembang dan tidak tergerus oleh zaman. Bahkan para peserta sangat antusias dalam festival ini.

“Alhamdulillah antusiasnya sangat besar. Awalnya kami target peserta 30 grup. Namun hari ini ada 52 peserta grup yang ikut,” ucapnya, Rabu (31/8/2022).

Dalam kesempatan ajang kreativitas pemuda ini lanjut dia, pada pemilu 2024 nanti 52 persen pemilih berusia di bawah 45 tahun. Sehingga, pihaknya berusaha mengenalkan PPP kepada para pemuda.

“Salah satunya dengan menggelar festival ini. Banjari sebagai alternatif untuk mengenalkan PPP kepada anak muda,” ujarnya.

Untuk itu, tambah dia dari data partai selama ini pemilih Partai PPP memang rata-rata berusia tua. Sebab, generasi muda yang rata-rata lahir setelah tahun 2000 tidak begitu mengenal PPP.

“Pada era Orde Baru partai hanya ada tiga. Jadi PPP lebih dikenal. Tapi setelah era 2000-an partai jumlahnya sangat banyak,” tambahnya. 

Selain menggaet pemilih muda kegiatan ini juga bertujuan untuk meregenerasi kader partai. Sehingga kepengurusan partai bisa terus berkesinambungan.

“Karena ke depan pasti para pemudalah yang akan melanjutkan tampuk kepemimpinan. Termasuk di partai PPP Gresik,” jelasnya. 

Salah satu peserta banjari dari Ponpes Mambaus Sholihin 5 Balongpanggang Mahasin turut senang, dan bangga bisa mengikuti ajang festival banjari ini. Lantaran sejak pandemi Covid-19 festival banjari jarang dan hampir tidak ada. 

“Alhamdulillah Kabupaten Gresik ada festival lomba banjari ini. Selain bisa silaturahmi antar grup juga meningkatkan kreativitas para pemuda di Gresik. Khususnya di Pondok Pesantren,” ucapnya. (faiz/aam)