25.4 C
Indonesia
Sel, 6 Desember 2022
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

25.4 C
Indonesia
Selasa, 6 Desember 2022 | 8:29:29 WIB

Gempur Rokok Ilegal melalui Sosialisasi Hingga ke Desa 

ADVERTISEMENT

SCROLL UNTUK LANJUTKAN MEMBACA

GresikSatu | Upaya gempur rokok ilegal terus disosialisasikan hingga ke Desa. Kali ini, Pemkab Gresik melalui Satpol PP bersama Bea Cukai Gresik gelar sosialisasi kepada warga Desa Sukorejo, Kecamatan Kebomas, Gresik, Kamis (17/11/2022). 

Ratusan masyarakat menerima sosialisasi tentang larangan penyebaran rokok ilegal di Balai Desa setempat. Mulai dari pengertian cukai, barang kena cukai hingga Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). 

Penyuluh Fungsional Bea Cukai Gresik Ari Munandar mengatakan, pemerintah berencana akan menaikkan cukai rokok pada tahun 2023 nanti. Untuk itu, kenaikan tersebut untuk mengurangi pengguna rokok di Indonesia. 

“Jadi barang yang ada cukai merupakan barang yang peredarannya ada pembatasan pemakaian dan merusak kesehatan. Seperti rokok,” ucapnya dihadapan masyarakat Sukorejo ibu-ibu, bapak-bapak. 

Baca juga:  Syarat Investor Masuk Gresik, Gus Yani : Wajib Serap Tenaga Kerja Lokal

Hasil dari barang yang dikenakan cukai seperti rokok, tentunya diperuntukkan untuk pembangunan daerah dan negara. Artinya dari masyarakat membeli rokok yang ada cukai, punya kemanfaatan untuk pembangunan di masyarakat. 

“Seperti di Kabupaten Gresik, membantu menunjang fasilitas Puskesmas, subsidi ke petani tembakau, hingga pembangunan Rumah Sakit. Itu semua dari DBHCHT,” jelasnya.

[penci_related_posts dis_pview=”no” dis_pdate=”no” title=”Baca Juga ” background=”” border=”” thumbright=”no” number=”1″ style=”list” align=”none” withids=”” displayby=”tag” orderby=”date”]

Salah satu warga Sohib mengapresiasi langkah pemerintah memberikan sosialisasi ke desa. Paslanya, kendati di Desa Sukorejo jarang ditemukan peredaran rokok ilegal. Dirinya bisa melalukan sosialisasi ke rekan dan kerabatnya tentang larangan rokok ilegal.

“Karena memang rokok tanpa cukai sangat murah. Bahkan dua kali lipat harga jualnya. Namun, itu sangat merugikan negara sektor pendapatan ke negara,” ucapnya.

Baca juga:  Usai Lantik Ratusan Pejabat, Bupati Gresik Lebur Dua OPD dan Dirikan Satu OPD

Sohib bersama warga lainnya juga mendapatkan poster larangan rokok ilegal. Nantinya, dirinya bersama warga akan menyebar luaskan poster-poster ke toko kelontong sekitar desa.

“Kami bagikan ke penjula toko-toko sekitar desa dan pabrik,” imbuhnya.

Turut hadir dalam acara sosialisasi, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kepala Dinas Satpol PP Gresik Suprapto, Camat Kebomas Jusuf Ansori, Kepala Desa Sukorejo Fatkhur Rokhman beserta warga desa Sukorejo. Para peserta sosialisasi juga mendapatkan souvenir saat sesi tanya jawab. (ADV)

Komentar

Berita Terpopuler

Bukan di Bawean, Penampakan Buaya Viral Ternyata di Pelabuhan Perbatasan Gresik – Surabaya

GresikSatu | Penampakan buaya di perairan Bawean Gresik mengundang pertanyaan dari banyak pihak. Setelah diteliti, lokasi penampakan ternyata tidak di Pelabuhan Bawean. Melainkan di Pelabuhan...

Motor Penyok Pengendara Tewas, Ini Kejadian Laka Maut di Driyorejo Gresik

GresikSatu | Nasib nahas dialami Yohana Rosario Ayunda Tarno (20), warga Desa Sumput, Kecamatan Driyorejo, Gresik. Ia dinyatakan meninggal setelah terlibat kecelakaan di Jalan...

Mangkir Lagi, Terduga Pelaku Sodomi Gresik Masih Bebas Berkeliaran

GresikSatu | Terduga pelaku sodomi di Kabupaten Gresik masih bebas berkeliaran. Unit PPA Satreskrim Polres Gresik bahkan telah melakukan panggilan ke tiga kalinya, namun...

Kolaborasi Ultras, dan Gresik United, Meriahkan HUT Gresiksatu.com ke 1 

GresikSatu | Momentum perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Gresiksatu.com ke - 1, berkolaborasi bersama Ultras Gresik, dan Gresik United (GU), berlansung, Sabtu (3/13/2022) tadi...

Gelar Musywil Jatim di Gresik, Alumni Pesantren Tebuireng Bedah Pemikiran KH Hasyim Asyari di Bidang Pendidikan

Gresiksatu | Ikatan Keluarga Alumni Pesantren Tebuireng (IKAPETE) menggelar seminar pemikiran Hadratusy Syaikh KH Hasyim Asy'ari bidang pendidikan. Kegiatan itu sekaligus dalam rangkaian Musywil...

Dirgahayu Gresik Satu, Menuju Pers yang Bebas dan Sehat

Catatan dari Priyandono Di sela-sela kesibukan sebagai pengawas sekolah, kegiatan yang berkaitan dengan tulis menulis tetap saya lakukan. Ora ketang klungsu, melu udhu. Artinya, mencoba...
Berita terbaru
Berita Terkait