Selasa, 09/08/2022 | 20:19 WIB
Gresik Satu
Berita Gres Lifestyle

Gerakan Satu Rumah Satu Damar Kurung, Menyemarakan Agustusan di Gresik

Gresiksatu.com
Lampion damar kurung menjadi ciri khas budaya Gresik. (Foto : Aam/Gresiksatu.com)

GresikSatu | Memperingati hari kemerdekaan hari ulang tahun (HUT) Republik Indonesia ke 77. Masyarakat di Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan / Kabupaten Gresik mengggelar gerakan satu rumah satu damar kurung (SRSD). Gerakan tersebut merupakan inisiasi dari kelompok seniman dan budayawan Gresik. 

Salah satu warga Sidokumpul Syaiful Arif, mengatakan, momen HUT Kemerdekaan RI ke-77 ini sengaja memampilkan karya sang Maestro Masmundari. Hal tersebut sebagai apresiasi dan menjaga warisan kebudayaan khas Gresik. 

“Masmundari berhasil menuangkan ilustrasi sisi-sisi kehidupan masyarakat Gresik dalam sebuah lukisan 2 dimensi. Ini bentuk kepedulian warga, agar damar kurung tetap lestari dan dapat dinikmati generasi mendatang,” ucapnya, Selasa (2/8/2022). 

Pegiat Sejarah dan Kebudayaan Gresik Kris Adji AW mengatakan, gerakan satu rumah satu Damar kurung diharapkan bisa membuat bangga generasi muda akan karya budaya leluhurnya. 

“Kami harap generasi muda tetap semangat menggerakkan kebudayaan khas Gresik dari SRSD ini. Apalagi ini damar kurung merupakan icon Gresik,” katanya. 

Selain itu, gerakan SRSD jelas Kris Adji juga menjadi wadah berekspresi bagi generasi muda untuk berekspresi menuangkan ide kreatifnya melalui damar kurung. “Sehingga damar kurung akan tetap lestari,” ujarnya. 

Salah satu perajin damar kurung Ahmad Ramadan, bersiap  memasang damar kurung di depan rumahnya. Berharap kampung lebih bercahaya dan semarak peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-77. 

“Kami sengaja membuat ini untuk semarak perayaan Agustusan,” ucapnya, Selasa (2/8/2022). 

Selain itu,  nuansa damar kurung juga menghadirkan corak merah putih spesial momen kemerdekaan. Hal tersebut agar masyarakat lebih terasa memperingati perayaan Agustusan ini. 

“Ini juga merupakan gerakan wujud apresiasi generasi muda untuk melestarikan damar kurung ini,” ujarnya. 

Untuk itu, kelompok perajin disana menerima jasa pesanan warga dari Gresik maupun luar kota Gresik yang tertarik memiliki damar kurung. Hal ini untuk membangkitkan ekonomi warga sekitar. 

Bagi masyarakat yang tertarik memiliki damar kurung, namun tidak punya keahlian dan waktu untuk membuatnyanya, maka bisa memesan ke para perajin, dengan harga jual bervariatif mulai dari Rp 35 ribu hingga Rp 50 ribu, sesuai ukurannya. (faiz/aam)