Minggu, 29/05/2022 | 07:17 WIB
Gresik Satu

Gresik United Woman Optimis Kalahkan Persela Putri, Hadiah HUT Pemkab Gresik

Pemain-pemain Gresik United Woman mendengarkan instruksi pelatih sebelum laga kontra Arema, Senin (14/3/2022)./ Foto: TBK

GresikSatu I Kondisi kelelahan dari jadwal pertandingan yang padat, ditambah beberapa pemain inti mengalami cidera, Gresik United Woman akhirnya harus mengakui ketangguhan Arema Putri pada laga semifinal Piala Pertiwi Asprov PSSI Jatim, Senin (14/3/2022) dengan skor telak 9-0.

Kekalahan itu membuat tim asuhan duet pelatih Dony Fachrudin dan Intan Nuraini gagal menembus final dan harus rela berjuang untuk memperebutkan tempat tiga dan empat kontra Persela Putri yang akan di gelar, Selasa (15/3/2022) di lapangan Yon Zipur, Kepanjen Kabupaten Malang.

Asisten pelatih Gresik United Woman Intan Nuraini mengatakan pada laga kontra Arema Putri tadi, secara keseluruhan kualitas timnya masih dibawah level lawan. Namun, jika kondisi tim komplit, situasi di lapangan dipastikan akan berbeda.

“Kualitas lawan lebih bagus, level mereka diatas kita. Pemain juga terlihat kelelahan akibat jadwal turnamen yang padat. Seandainya tim tadi komplit, tentu siuasi di lapangan pasti berbeda,” katanya eks pemain putri DKI di PON Papua itu.

Baca Juga: Eks Timnas Putri Indonesia, Benteng Kokoh Gresik United Woman

Intan juga menyebut, pada laga kontra Arema Putri ada tiga pemain inti harus absen, ada yang mengalami cidera dan akumulasi kartu yakni dua pemain di posisi stopper dan satu pemain di posisi gelandang bertahan. Dengan kondisi itu, timnya tidak bisa bermain dengan konsisten sehingga menurunkan pemain yang ada.

“Tiga pemain inti harus off, termasuk kapten tim Rizky Amalia yang akumulasi. ada satu lagi yang cedera gelandang bertahan dan satu pemain yang kelelahan dan harus istirahat penuh,” ucapnya.

Intan juga menyayangkan jadwal laga sangat padat, sehinga kesulitan untuk mengatur strategi akibat pemain inti absen.

“Jadi saat kontra Arema, kami kesulitan untuk berkembang sesuai strategi,” jelas mantan pemain Timnas Indonesia di ajang Piala AFF 2013-2015.

Sementara itu menghadapi laga berikutnya, Intan menyebut laga perebutan posisi tiga dan empat besok (Selasa, 14/3/2022) kontra Persela Putri, timnya tetap tampil fight, tidak ada istilah menyerah dan tetap optimis bisa menang meski dengan kekuatan yang timpang. Kemenangan harus di raih untuk hadiah ulang tahun Kabupaten Gresik.

“Kami ingin laga besok (hari ini) bisa merebut tempat ketiga, sebagai kado untuk ulang tahun Kabupaten Gresik. Jadi tidak ada kata lain selain fight di lapangan,” ungkap eks eks pemain Persija putri 2019 itu.**