Minggu, 25/09/2022 | 18:52 WIB
Gresik Satu
Pendidikan

Hadapi Era Society 5.0, STAI Al-Azhar Menganti Gelar Diskusi Pengembangan Kelembagaan

stain al azhar
Dua dari kiri Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Prof Dr Suyitno, M.Ag saat memberikan arahan di acara pengembangan kelembagaan dan kualifikasi dosen STAI Al-Azhar (Foto : Faiz /Gresiksatu.com)

GresikSatu I Seiring berkembangnya era globalisasi dan teknologi, dunia kelembagaan pendidikan Islam terus melakukan pengembangan keilmuan dan Sumber Daya Manusia (SDM).

Untuk itu, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Azhar Menganti Gresik menggelar diskusi pengembangan kelembagaan dan kualifikasi dosen. Kegiatan ini merupakan suatu langkah dalam menghadapi era society 5.0.

Bertempat di Gedung Kampus C STAI Al-Azhar, acara tersebut menampilkan keynote speaker Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Prof Dr Suyitno, M.Ag yang diikuti para dosen beserta anggota civitas akademi STAI Al-Azhar, Jumat (19/8/2022).

Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Prof Dr. Suyitno menyampaikan, bahwa STAI Al-Azhar Menganti sudah saatnya alih status, dari STAI bertransformasi menuju Institut. Pihaknya menekankan proses menuju Institut perguruan tinggi harus menyiapkan persyaratan sebaik mungkin.

“Analogi yang digunakan seperti anak bayi yang lahir normal dan besar. Tentu kalau normal (sesuai prosedur), akan segera besar. Bukan bayi yang lahir dipaksakan dan tumbuh terlalu lambat,” ucapnya usai acara.

Untuk itu, pihaknya optimis Al-Azhar merupakan kelompok didepan pintu yang siap menuju Institut. “Semoga segera dilakukan prosedur untuk menjadi institut,” harapnya.

Menanggapi arahan Direktur PTKI itu, Ketua STAI Al-Azhar Sutono menyampaikan, pihaknya akan akan mengajukan proposal pembukaan prodi baru yakni, Psikologi Islam, BK Islam dan Hukum Ekonomi Syariah pada tahun ini.

“Semoga segera kampus STAI Al-Azhar Menganti Gresik, bisa alih status menjadi Institut,” ungkapnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Senat, Ketua STAI dan seluruh jajaran Dosen dan staff di bawah naungan STAI Al-Azhar Menganti Gresik. (Faiz/Tov)