Jumat, 27/05/2022 | 23:27 WIB
Gresik Satu

Harga Pertamax Naik, Konsumen di Gresik Kurangi Daya Beli 

Teks foto : Salah satu SPBU di Kebomas tampak lenggang di jalur pengisian BBM jenis Pertamax Faiz /gresiksatu.com)

GresikSatu | PT Pertamina (Persero) resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax menjadi Rp 12.500-Rp 13.000 per liter. Dari sebelumnya sekitar Rp 9.000-Rp 9.400 per liter.  

Di Kabupaten Gresik juga sudah memberlakukan tarif tersebut. Misalnya, di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 54.611.01 Kecamatan Kebomas. Karena tarif naik, jalur jalur pengisian Pertamax di pom tersebut tampak renggang.

Salah satu pengendara motor Irfan mengatakan, kenaikan harga Pertamax membuat dirinya tidak membeli banyak literan.  “Biasanya beli lima liter atau full sekalian Rp 50 ribu. Kini, 20 ribu saja,” ucapnya, Jumat (1/4/2022). 

Di SPBU Bunder jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, juga sudah menaikkan harga Pertamax. Kenaikan Rp 3 ribu 500 dari harga Pertamax sebelumnya. 

“Mulai hari ini, Jumat (1/4/2022),” ucap salah satu petugas Hafidin.

Baca Juga : Songsong 50 Tahun, Petrokimia Gresik Dorong Bangkitnya Seniman Indonesia di tengah Pandemi Covid-19

Informasinya, Pertamina mengumumkan kenaikan harga Pertamax di 16 provinsi. Namun, tidak berselang lama, Pertamina merilis kenaikan harga Pertamax di 34 provinsi.

Sementara itu, untuk BBM subsidi seperti Pertalite tidak mengalami perubahan harga atau ditetapkan stabil di harga Rp 7.650 per liter. Adapun porsi konsumsi BBM subsidi mencapai 83 persen, sedangkan porsi konsumsi Pertamax sebesar 14 persen. (faiz/sah)