Kamis, 26/05/2022 | 23:30 WIB
Gresik Satu

Hari Jadi Kota Gresik dan HUT Pemkab Jadi Momen Atasi Masalah Sampah

Bupati Gresik Fandi Akhad Yani meninjau Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) desa Prupuh Kecamatan Panceng, Rabu (23/2/2022)./ Foto:Humas Pemkab
Bupati Gresik Fandi Akhad Yani meninjau Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) desa Prupuh Kecamatan Panceng, Rabu (23/2/2022)./ Foto:Humas Pemkab

GresikSatu I Bupati Gresik Fandi Akhad Yani meninjau Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) desa Prupuh Kecamatan Panceng didampingi Camat Panceng Arif Wicaksono dan Kepala Desa Prupuh Mushollin.

Bupati menilai sampah merupakan masalah yang pasti ada disetiap daerah, perkotaan maupun di desa. Oleh karena itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik terus melakukan banyak terobosan agar masalah sampah di Kabupaten Gresik segera bisa teratasi.

Permasalahan sampah yang sudah menumpuk dan tak kunjung ada solusi, Bupati akan menjadikan Momentum Hari Jadi Kota Gresik dan Hari Ulang Tahun (HUT) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik untuk memulai dalam pengolahan sampah di Kabupaten Gresik dimulai tahun ini.

Bupati yang akrab disapa Gus Yani itu berharap dengan adanya TPST di Desa Prupuh Kecamatan Panceng ini menjadi pilot project percontohan dalam pengolahan sampah untuk itu Pemerintah Kabupaten Gresik akan menggandeng salah satu periusahaan minuman nasional dan beberapa perusahaan untuk membuat terobosan dalam mengatasi masalah sampah di Kabupaten Gresik.

“Kami akan berusaha agar permasalahan sampah bisa teratasi. Untuk itu, kami akan menggandeng perusahaan untuk membuat terobosan dalam pengolahan sampah,” tegas Gus Yani, rABU (23/2/2022).

Lebih lanjut, Bupati Gus Yani Berpesan agar disiapkannya Sumber Daya Manusia (SDM) yang terlatih serta peralatan yang memadai guna mendorong kegiatan pengelolaan sampah di tingkat Desa/Kelurahan untuk didaur ulang dan dimanfaatkan bagi sampah yang memiliki nilai jual, maka akan memungkinkan terciptanya transformasi budaya cara mengelola sampah di masyarakat.

“SDM harus dilatih dan disiapkan dengan benar. Juga peralatan untuk pengolahan sampah, dengan begitu akan tercipta transformasi budaya dalam cara mengolah sampah di masyarakat,”tutup Bupati Gus Yani.**