Jumat, 27/05/2022 | 01:04 WIB
Gresik Satu

Ini Profil Masduki, Jurnalis Senior Gresik yang Menjadi Cakades Sekarkurung

Mokhammad Masduki Jurnalis Senior Gresik / foto : sah

GresikSatu | Perhelatan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak sebentar lagi digelar. Beberapa calon sudah mulai muncul. Salah satunya adalah, Mokhammad Masduki seorang jurnalis senior di Kabupaten Gresik.

Beragam program inovasi ditawarkan untuk kemajuan di Desa Sekarkurung, Kecamatan Kebomas. Rata-rata para warga sepakat dengan visi dan misi Masduki.

Ditambah, pria kelahiran Tuban itu sudah malang melintang di dunia jurnalis. Tentu segudang ide dan pengalaman, bakal diterapkan ke desa.

Berikut profil Masduki jurnalis senior Gresik. Dia lahir pada 12 Juli 1972 di Kota Bumi Wali. Setelah lulus kuliah, Cak Duki, begitu rekan sesama jurnalis memanggil, mulai menata karirnya sebagai wartawan di Jakarta tahun 1990.

Baca Juga : Ratusan Siswa SD YIMI Kirim Surat ke Menteri Pendidikan, Isinya Bikin Haru

Ia mengawali karirnya, menjadi wartawan Harian Nasional Republika yang bertugas di DKI Jakarta. Tak jarang, ia pun berkeliling indonesia mengikuti sejumlah agenda kunjungan kerja Menteri.

Kemudian, di tahun 2000 an Masduki juga pernah menjadi jurnalis di Kantor Berita Antara. Usai dari Antara, Masduki bergabung di Harian Sore Surabaya Post. Kini, Masduki menjadi direktur Surabayapost.id media cyber.

Pengalaman panjang makan asam garam selama menjadi jurnalis ini, dimanfaatkannya untuk membantu warga sekitar. Seperti membantu menguruskan persoalan sertifikat tanah, lambannya pelayanan publik hingga masalah PDAM.

Tak pelak, sosok Masduki yang ringan tangan, membuat para warga jatuh hati. Mereka bahkan sampai mendatangi kediamnnya, meminta Masduki mencalokan diri sebagai calon kepala desa.

Baca Juga : Mbois! Ini Tampilan Baru Kampung Pecinan Gresik

Semula tawaran itu dianggap Masduki hanya guyonan belaka. Namun melihat animo dan tekad masyarakat, Masduki yang merupakan anggota BPD Sekarkurung, akhirnya leleh.

“Jadi bukan saya yang mencalonkan diri, tapi dicalonkan oleh banyak warga Desa Sekarkurung. Setelah saya pertimbangkan akhirnya bersedia,” jelasnya, Kamis (27/1/2022).

Karena dicalonkan warganya, Masduki siap menyumbangkan gajinya selama menjabat Kepala Desa untuk kepentingan masyarakat yang membutuhkan seperti anak yatim piatu, janda, kaum duafah dan infaq masjid.

“Ini komitmen saya, begitu saya dilantik gaji sebagai kepala desa akan saya sumbangkan penuh untuk kepentingan mereka yang membutuhkan,” tegasnya. **