Selasa, 04/10/2022 | 14:28 WIB
Gresik Satu
Pemerintahan

Inventarisasi Lokasi Normalisasi Kali Lamong, Camat Balongpanggang: Ditemukan 10 Titik

Camat Balongpanggang Muhammad Amri bersama persatuan pengusaha Balongpanggang melakukan inventarisasi lokasi normalisasi Kali Lamong, Senin (31/1/2022)./ Foto: TBK
Camat Balongpanggang Muhammad Amri bersama persatuan pengusaha Balongpanggang melakukan inventarisasi lokasi normalisasi Kali Lamong, Senin (31/1/2022)./ Foto: TBK

GresikSatu I Metode kolaborasi dari semua stakeholder mulai dari pihak DPUTR, Kecamatan serta paguyuban pengusaha di wilayah Kecamatan masing dilakukan sebelum memulai kembali normalisasi Kali Lamong pada bulan April atau Mei 2022.

Diwilayah Kecamatan Balongpanggang Kabupaten Gresik, gerak cepat dilakukan dengan menginventarisasi lokasi dan ditemukan 10 titik yang belum dilakukan normalisasi.

Camat Balongpanggang, Muhammad Amri mengatakan untuk normalisasi Kali Lamong nanti, sudah dilakukan inventarisasi lokasi – lokasi yang belum dilakukan normalisasi dan juga lokasi -lokasi yang tikungan yang adanya abrasi. Termasuk inventaris akses jalan angkutan alat beratnya.

“Kami sudah melakukan koordinasi dengan persatuan pengusaha Balongpanggang, kami lakukan peninjauan kelapangan terhadap Kali Lamong yang sudah dinormalisasi,” kata Amri, Senin (31/1/2022).

Dari peninjauan itu, lanjut Amri ditemukan beberapa titik yang belum dilakukan normalisasi sebelumnya misal di dekat jembatan (Banjar Agung) sebelah kanan jembatan dekat rawa – rawa, sehingga alat berat belum dimungkinkan masuk dan khawatir ambles.

Dikatakan juga, pihaknya yang sudah investalisasi 10 titik mulai dari Desa Wotansari sampai Desa Sekarputih, Desa Dapet dan Desa Banjaragung.

“Total 10 lokasi yang belum dirapikan nanti dimulai bulan lima atau enam, secara maksimal normalisasi baik itu pelebaran, ketinggian tanggul kemudian lokasi- lokasi yang tikungan agar dikasih model penahan abrasi seperti Bronjong dan lain sebagainya,” ujarnya.

Ia menambahkan pendanaan untuk normalisasi di wilayah Balongpanggang dari APBD melalui Dinas DPUTR dan kemungkinan akan dilakukan saat mendekati musim kemarau.

“Jadi menunggu musim kemarau kita normalisasi lagi dengan pendanaan dari APBD melalui Dinas PUTR,” ungkap Amri.

Kemudian Amri menerangkan bahwa pihaknya sudah melakukan pemberitahuan kepada Kepala Desa agar memberitahukan kepada warganya yang terkena atau terdampak normalisasi Kali Lamong. Sehingga untuk segera melakukan inventarisasi agar nantinya pekerjaan normalisasi berjalan lancar.

“Kami berharap untuk Desa yang terdampak normalisasi segera bergerak untuk inventarisasi terkait detail menginventarisasi lokasinya,” katanya.*