Sabtu, 20/08/2022 | 12:16 WIB
Gresik Satu
Ekonomi Industri

Jaga Ketahanan Pangan Nasional, Petrokimia Gresik Luncurkan Tiga Pupuk Baru

Gresiksatu.com
Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo saat peluncuran pupuk baru. (Foto : Humas Petrokimia Gresik)
 Advertisement

GresikSatu | PT Petrokimia Gresik kembali mewujudkan komitmennya terhadap ketahanan pangan nasional. Kali ini dengan meluncurkan tiga pupuk baru untuk pertanian Indonesia. Yaitu Petro ZA Plus, Phosgreen, dan pupuk organik Petroganik Premium.

Peluncuran ditandai dengan penandatangan ketiga kemasan pupuk oleh jajaran Board of Directors (BOD) dalam acara panggung hiburan “Petrophoria 50: Beyond Infinity” di Gresik, Jawa Timur, akhir pekan lalu.

Kehadiran ketiga pupuk baru itu semakin memperkuat posisi Petrokimia Gresik sebagai produsen pupuk terlengkap di Asia Tenggara, dan menambah daftar panjang dari produk baru yang di-launching pada momen golden anniversary perusahaan tahun ini.

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo mengatakan, ketiganya sudah teruji baik di Kebun Percobaan Petrokimia Gresik maupun melalui demonstration plot bersama petani di beberapa daerah. Pupuk ini menjadi alternatif substitusi bagi petani yang membutuhkan produk ZA, SP-36 dan Petroganik.

“Produk baru ini merupakan bentuk kontribusi Petrokimia Gresik untuk kemajuan pertanian di Indonesia dan dalam upaya bersama-sama menjaga ketahanan pangan nasional,” katanya, Kamis (4/8/2022).

Lebih lanjut, Dwi juga menjelaskan, produk pupuk terbaru ini juga meningkatkan mutu hasil panen dengan memperbaiki warna, aroma, rasa, dan besar buah/umbi, serta menjadikan tanaman lebih tahan terhadap serangan hama atau penyakit.

“Kita telah melakukan uji efektivitas bersama Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya. Hasil penggunaan Petro ZA Plus pada bawang merah terbukti mampu meningkatkan jumlah panen dan membawa keuntungan bagi petani,” ujar Dwi Satriyo.

Adapun pupuk Petro ZA Plus yang diluncurkan berbentuk kristal dan berwarna hijau, memiliki kandungan Nitrogen (N) 21%, Sulfur (S) 24%, Zinc (Zn) 1000 ppm. Kemudian Phosgreen, dibuat dengan kandungan Fosfat dan Kalsium masing-masing minimal 20%, serta Magnesium minimal 3% yang berfungsi memacu pertumbuhan akar, pembentukan bunga, serta meningkatkan ketahanan hasil panen.

“Sehingga mengurangi penyusutan selama penyimpanan. Phosgreen juga diperkaya dengan tambahan unsur hara Sulfur yang dapat meningkatkan mutu hasil panen,” jelasnya.

Sedangkan pupuk Petroganik Premium akan menjadi solusi kebutuhan pupuk organik petani. Pupuk ini memiliki kandungan C-organik tinggi, yakni minimal 15%, C/N ratio maksimal 25, dan pH antara 4 hingga 9. Kandungan C-organik yang tinggi menjadikan pupuk berbentuk granul ini mampu memperbaiki struktur dan tata udara tanah dengan lebih optimal.

Tiga pupuk baru ini dapat menggantikan peran pupuk SP-36 yang selama ini dibutuhkan petani. Keunggulan pupuk ini mampu memacu pertumbuhan jumlah anakan, tinggi tanaman, jumlah daun dan menjadikan warna daun nampak lebih hijau,” pungkasnya. (aam)