Sabtu, 28/05/2022 | 04:31 WIB
Gresik Satu

Jembatani Nasib Pekerja, Komisi IV DPRD Gresik Panggil BPJS dan Disnaker

Hearing Komisi IV DPRD Gresik dengan karyawan PT New Era, BPJS dan Disnaker / foto : sah

GresikSatu | Nasib karyawan PT New Era hingga kini terkatung-katung. Setelah tak mendapatkan kepastian pembayaran tunggakan gaji, ternyata status BPJS nya, baik kesehatan maupun ketenagakerjaan tak bisa digunakan.

Penyebabnya, pihak perusahaan memiliki tunggakan kepada dua lembaga dana kesehatan itu. Pada BPJS Kesehatan, PT New Era Rubberindo menunggak membayar sebesar Rp 1,2 miliar. Kemudian pada BPJS Tenagakerja, menunggak pembayaran hingga mencapai Rp 16 miliar.

Agar nasib pekerja terjembatani, Komisi IV DPRD Gresik, melakukan hearing dengan, BPJS Tenagakerja, BPJS Kesehatan, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) serta perwakilan serikat karyawan, pada Senin (07/02/2022).

Dalam hearing tersebut, forum dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV Muchammad. Menurut politikus PKB itu, selain terjadi tunggakan, ada 8 karyawan yang meninggal dunia tetapi tidak mendapatkan hak-haknya dari BPJS Ketenagakerjaan.

“Bahkan, keluarga yang ditinggalkan tidak menerima santunan kematian dari perusahaan,” katanya.

Baca Juga : Ketua DPRD Gresik Dorong Pemerintah Ikut Tangani Darurat Narkoba

Muhammad meminta agar yang bersangkutan, segera menyelesaikan persoalan para karyawan. Hal ini dimasudkan supaya, hak-hak kesehatan terpenuhi. Ditambah, para karyawan memiliki resiko kecelakaanya sangat besar saat ditempat kerja maupun di jalan raya.

“Sudah satu tahun. Sejak bulan Januari 2021 sudah di-off-kan. Kita minta diselesaikan BPJS kesehatan  biar teman-teman karyawan dan keluarganya bisa berobat ketika sakit,” pintanya.

Hasil hearing tersebut, akhirnya dibuatkan berita acara kesepakatan yang ditadatangani ketua Komisi IV DPRD Gresik, kepala Disnaker Gresik, kepala cabang BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan serta perwakilan perusahaan.

Isinya pihak managemen PT New Era Ruberindo untuk menyelesaikan BPJS Kesehatan selama satu minggu. Begitu juga terkait tunggakan BPJS Ketenagakerjaan juga diberi waktu sepekan. Sedangkan ahli waris karyawan yang meninggal juga diberi waktu seminggu untuk menyelesaikannya. **