Jumat, 27/05/2022 | 01:17 WIB
Gresik Satu

Jenis Olahan Ikan Bandeng yang Bisa Disantap Saat Hari Raya Idul Fitri

Foto : olahan sajian Ikan bandeng (Sumber : Disparbud)

GresikSatu | Hari Raya Idul Fitri menjadi momen pas saat kumpul bersama keluarga. Apalagi momen tersebut dibarengi dengan hidangan makanan lezat. Bagi Warga Kabupaten Gresik yang tidak bisa luput dari masakan bandeng. Ada banyak sajian ikan bandeng yang bisa diolah dan disantap bersama keluarga.

Foto : otak-otak Bandeng (Sumber :https://cookpad.com/id)
  1. Otak-Otak Bandeng Metode pengolahannya juga terkategori sangat rumit. Apalagi berbeda dari otak- otak bandeng dari wilayah lain. Otak- otak bandeng dari Gresik, wujudnya masih utuh berbentuk ikan bandeng lengkap dengan kepala, ekor, sirip, serta kulitmya. Cuma saja tulangnya telah dibersihkan dari dagingnya. Kemudian dagingnya pula telah dicampur dengan bumbu otak- otak. Berbeda dengan otak- otak dari wilayah lain yang telah menyatu serta dibungkus dengan daun pisang.
Foto : Ikan Bandeng kropok (Sumber: https://cookpad.com/id)
  1. Bandeng Kropok. Bandeng kropok ini pula bandeng utuh, namun tidak semacam otak- otak yang dagingnya telah tercampur bumbu, serta durinya telah dihilangkan. Olahan bandeng kropok ini cuma bandeng biasa yang digoreng setelah itu dilumuri saus dari petis bercorak gelap pekat. Cita rasa bumbunya terdapat di dalam saus petis gelap ini, bukan pada daging ikan bandengnya. Menyantap bandeng kropok wajib sangat berjaga- jaga jika tidak mau terserang tulang ikan bandeng.
Foto : Bandeng kuah kuning (Sumber: https://cookpad.com/id)
  1. Ada lagi yang lebih mudah tata cara pengolahannya, yakni bandeng kuah kuning asam pedas. Dari namanya saja sudah terlihat gimana masakan ini dibuat. Ya, sehabis dicuci bersih, ikan bandeng langsung direbus dengan dicampur bumbu kunyit, kemudian ditambahkan blimbing wuluh, tomat, dan asam buat memberikan rasa asam pada kuahnya. Bila kasus pedas, tergantung selera. Bisa dengan langsung menaburkan cabai di kuahnya. Maupun dengan memotong cabainya supaya rasa pedasnya lebih merasuk di kuah. (aam)