Minggu, 29/05/2022 | 07:19 WIB
Gresik Satu

Jokowi Persilahkan PT Gresik Migas Membangun Stasiun Pengisian Bahan Bakar Khusus Nelayan

Foto : Presiden Jokowi saat berdialog dengan nelayan Gresik. (Faiz/gresiksatu.com)

GresikSatu | Presiden Joko Widodo dalam kunjungannya, Rabu (20/4/2022) kemarin, sempat berdialog dengan nelayan Gresik. Di sana, Jokowi banyak mendengar keluhan terkait kesulitan nelayan. Salah satunya todak tersediannya pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM).

Untuk memudahkan nelayan, Jokowi minta kepada Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani untuk segera membangun area BBM di tempat mereka. Dalam hal ini, BUMD PT Gresik Migas peranannya sangat dibutuhkan. Termasuk menyediakan stasiun BBM di area nelayan.

Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani menjelaskan maksud kedatangan orang nomor satu di pemerintahan Indonesia mendengar aspirasi para nelayan. Salah satunya tentang ketersediaan solar untuk nelayan. Selama ini solar yang dibutuhkan untuk melaut para nelayan 12 liter pulang pergi.

“Saran dari Pak Menteri, segera BUMD Gresik Migas membangun stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Dengan rekomendasi oleh BUMN. Pengajuannya segera diajukan,” ucapnya.

Baca Juga : Ibu Ini Pingsan Saat Rebutan Salaman dengan Jokowi

Selain itu, para nelayan juga menyampaikan soal pendangkalan di wilayah mereka. Untuk itu, Presiden akan memerintahkan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono untuk segera menyelesaikannya.

“Sedimen langsung koordinasi dengan Gubernur tinggal pengajuan surat,” jelas Bupati.

Kemudian sertifikat tanah yang berada di kampung sekitar pantai. Para nelayan juga meminta Presiden untuk memberikan sertifikat tanah yang masih status tanah oloran.

“Presiden Jokowi langsung menelepon Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sofyan Djalil. Akan segera diselesaikan,” ujarnya. (faiz/sah)