Minggu, 29/05/2022 | 05:34 WIB
Gresik Satu

Kalah dari Surabaya 2-1, Manajer Sepakbola Gresik: Kami Tidak Beruntung!

Pemain sepakbola Gresik (Biru) mendapat kawalan dari pemain sepakbola Kota Surabaya pada laga grup G, Kamis (12/5/2022)./ (Foto:TBK/gresiksatu.com)

GresikSatu I Meski menguasai dan banyak peluang, tim sepakbola Porprov Gresik harus mengakui kemenagan tuan rumah Kota Surabaya dengan skor 2-1 di ajang Pra Porprov 2022, Kamis (12/5/2022) di Gelora 10 November Surabaya pada laga kedua grup G.

Manajer tim sepakbola Gresik Indra Permana mengatakan bahwa timnya kurang beruntung pada pertandingan kontra Surabaya. Timnya mendominasi pertandingan, banyak peluang namun harus mengakui kemenagan lawan.

“Pada pertandingan kontra Surabaya, kami tidak beruntung. Bagaimana tidak, kami hanya bermain dengan 10 pemain, mendominasi sepanjang laga, banyak peluang tapi akhirnya kebobolan di menit akhir tambahan waktu. Kami akui tidak beruntung,” katanya, Jumat (13/5/2022).

Meski begitu, Ia mengaku bangga dengan pemain-pemain yang bermain tanpa kenal lelah, kerja keras di lapangan untuk memberikan kemenangan.

“Ya, kami sangat bangga kepada pemain, dimana bermain dengan semangat tinggi, spartan meski hanya bermain dengan 10 pemain tapi masih bisa membuat lawan (Surabaya) terkurung sepanjang laga. Tapi lagi-lagi faktor luck yang membuat kami harus kalah, gol kedua lawan satu menit sebelum laga babak kedua berakhir membuyarkan semuanya,” jelas Indra.

Baca Juga: Hadapi Porprov Jatim 2022, Pertina Gresik Uji Kemampuan Petinju ke Jombang

Selanjutnya pada laga terakhir grup G kontra Bangkalan, Indra berharap pemain tetap bermain dengan maksimal, bisa merebut kemenagan meski secara peluang untuk lolos Porprov sangat berat.

“Laga terakhir lawan Bangkalan kami tetap akan fight, kami akan merebut kemenagan. Kami tahu peluang sangat tipis untuk lolos Poprov, tapi dalam sepakbola segalanya bisa terjadi,” ungkapnya.

Jalannya pertandingan

Di babak pertama, Gresik tertinggal 1-0 dan hanya bermain dengan 10 pemain akibat kartu merah yang di berikan oleh wasit.

Di babak kedua, meski hanya bermain dengan 10 pemain, tapi anak didik Duani Pasatria ini bermain dengan Spartan, membuat barisan pertahanan Kota Surabaya terkurung, hingga akhirnya mampu menyamakan skor menjadi 1-1.

Mendapatkan angin segar karena bisa menyamakan skor dan mendominasi pertandingan. Namun sayang, keberuntungan masih belum berpihak, jelang akhir laga babak kedua, tepatnya di masa injury time gawang Gresik harus kebobolan gol kedua Surabaya, sehingga merubah skor menjadi 2-1 hingga laga babak kedua berakhir.

Dari laga kedua grup G Pra Porprov itu, tim sepakbola Porprov Gresik hanya mengoleksi 1 poin, sementara Kota Surabaya mengemas 6 poin. Sedangkan Sidoarjo mengkoleksi 4 poin dan Bangkalan 0 poin.*