Kamis, 26/05/2022 | 23:48 WIB
Gresik Satu

Kalahkan Perseden Denpasar, Pelatih GU: Menang tapi Tidak Nyaman

Pelatih Gresik United, Khusairi saat jumpa pers usai laga kontra Perseden Denpasar, Jumat (11/2/2022)./ Foto: TBK
Pelatih Gresik United, Khusairi saat jumpa pers usai laga kontra Perseden Denpasar, Jumat (11/2/2022)./ Foto: TBK

GresikSatu I Gresik United (GU) sukses menundukkan Perseden Denpasar dengan skor 2-1 pada laga babak 64 besar grup I Liga 3 Nasional, Jumat (11/2/2022) di stadion Gelora Joko Samudero.

Dengan tambahan tiga poin itu, Gresik United memastikan tiket lolos ke babak 32 besar dengan poin 6. Meski begitu, kemenangan itu tidak membuat pelatih tim berjuluk laskar Joko Samudero senang, namun sebaliknya tidak nyaman dengan penampilan timnya.

Pelatih Gresik United, Khusairi menilai pada pertandingan kontra Perseden, secara taktikal di lapangan pemain masih belum sepenuhnya menerapkan taktik dan strategi yang sudah di rancang.

Bahkan, anak didiknya hanya menerapkan 50 persen materi taktikal yang diberikan, sehingga yang terjadi pemain banyak melakukan kesalahan – kesalahan elementer, dan seharusnya tidak boleh terjadi ketika pertandingan apalagi sudah kompetisi seperti saat ini.

“Pemain masih menerapkan 50 persen taktikal di lapangan, masih melakukan kesalahan yang elementer (mendasar), harusnya tidak boleh terjadi,” jelasnya, Sabtu (12/2/2022).

Kemudian lanjut eks pemain Petrokimia ini menambahkan seperti kesalahan pada built up, sering salah pengertian dan salah passing. Dengan kesalahan-kesalahan seperti itu sangat berdampak pada tim.

“Kesalahan mendasar dan memiliki dampak pada tim, seperti salah dalam melakukan built up, salah pengertian dan lain-lain, saya sebagai pelatih tidak nyaman dengan situasi ini, apalagi ini sudah masuk kompetisi, target kita masuk babak berikutnya,” kata Khusairi.

Karena itu, setelah ini akan melakukan evaluasi di sesi latihan, agar kesalahan yang terjadi bisa di perbaiki untuk laga berikutnya, sebab itu salah satu cara terbaik untuk mengetahui dan memperbaiki tim.

“Tentu dan selalu, saya tegaskan ke pemain evaluasi akan kami lakukan, tidak hanya setelah pertandingan, pada sesi latihan juga dilakukan evaluasi. Sebab ini cara terbaik mengetahui perkembangan tim. Tidak hanya untuk pemain, koreksi juga dilakukan kepada pelatih, agar bisa menjadi lebih baik kedepan,” jelasnya.

Sementara itu saat disinggung tentang rotasi pemain pada laga terakhir kontra Persepar, Minggu (13/2/2022) nanti, Khusairi menilai masih melihat situasi dan kondisi pemain, tapi lebih memilih siapa pemain yang siap dan itu akan di turunkan pada laga mendatang.

“Saya belum berpikir rotasi, buat saya siapa yang menunjukkan kondisi terbaik akan saya turunkan pada laga terakhir nanti,” ungkapnya.**