Kamis, 26/05/2022 | 23:34 WIB
Gresik Satu

Kalahkan Persemar Martapura, Gresik United Melaju ke Babak 32 Besar

Pemain Gresik United Ahmad Dedy Mustofa (kuning) berusaha melewati pemain Persemar Martapura pada laga grup I, Minggu (13/2/2022) di stadion Gelora Joko Samudero./ Foto: TBK
Pemain Gresik United Ahmad Dedy Mustofa (kuning) berusaha melewati pemain Persemar Martapura pada laga grup I, Minggu (13/2/2022) di stadion Gelora Joko Samudero./ Foto: TBK

GresikSatu I Gresik United memenuhi ambisi menyapu bersih semua laga di babak 64 besar Liga 3 Nasional. Pada laga pamungkas grup I di stadion Gelora Joko Samudero, Minggu (13/2/2022), Muhammad Pri Handoko dan kolega menutup dengan kemenangan tipis 1-0 atas Persemar Martapura.

Gol Gresik United dicetak kapten tim Muhammad Pri Handoko melalui titik pinalti di menit 75. Kemenangan ini sekaligus mengantarkan tim asuhan Khusairi ini menjadi juara grup dengan raihan 9 poin, menjadi pemuncak klasemen sekaligus lolos ke babak 32 besar.

Sejatinya Gresik United memiliki banyak peluang untuk menambah gol, namun penyelesaian akhir yang kurang maksimal serta terburu-buru, sehingga gagal di selesaikan menjadi gol.

Begitu juga masalah koordinasi antar lini, terutama di lini pertahanan yang masih sering terjadi miskomunikasi. Beruntung pemain-pemain Persemar Martapura tidak bisa memanfaatkan situasi menjadi gol.

Usai laga, asisten pelatih Gresik United, Basuki mengatakan merasa bersyukur dengan raihan 3 poin. Kemengan ini tentu berkat kerja keras pemain selama 90 menit.

Tapi untuk menatap laga berikutnya babak 32 besar, masih banyak yang harus di evaluasi agar tim lebih baik dari sekarang. Apalagi lawan yang akan dihadapi nanti bakal lebih baik dan siap dari tim di grup I.

“Dari segi hasil hari ini kita patut bersyukur. Untuk laga kedepan tentu akan kami evaluasi lagi,” katanya.

Basuki menambahkan kedepan tentu akan melakukan perbaikan (evaluasi), mulai dari lini belakang hingga lini depan. Dari hasil evaluasi ini untuk mengetahui seberapa jauh perkembangan tim sebab babak 32 besar semakin ketat.

“Kita menatap 32 besar harus ada perubahan. Tim pelatih akan banyak melakukan evaluasi, sebab tim yang lolos 32 besar tentu lebih bagus dari tim yang kita hadapi saat ini,” ujar eks pemain Persebaya itu.

Sementara di tempat yang sama pelatih Persemar Martapura Cecep Sunandar mengatakan kecewa dengan hasil pertandingan ini, apalagi hasil keputusan wasit yang memberi pinalti kepada tim lawan.

“Hari ini kami bermain tidak bagus, ditambah kami juga kecewa dengan keputusan wasit yang memberi hadiah pinalti. Padahal pemain kami tidak menyentuh pemain Gresik United,” jelasnya.**