Minggu, 25/09/2022 | 18:40 WIB
Gresik Satu
Berita Gres Pemerintahan

Kasad Dudung Abdurachman Puji Hasil Produksi Kacang Hijau Gresik, Ini Alasannya

Gresiksatu.com
Jenderal TNI Dudung Abdurachman didampingi Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. (Foto : Faiz/Gresiksatu.com)

GresikSatu | Selain dalam rangka menekan angka stunting, dan berkunjung ke Kampung Pancasila. Kunjungan kerja Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman bersama rombongan ke Kabupaten Gresik, juga meninjau panen raya kacang hijau dan tanam jagung di Desa Tulung, Kecamatan Kedamean, Gresik. 

Tampak Duta Bapak Asuh Stunting Nasional itu, mengikuti panen raya kacang hijau dan tanam jagung bersama petani Desa Tulung, Kecamatan Kedamean, Kamis (1/9/2022). 

Menurut dia, TNI Angkatan Darat turut membantu pemerintah dalam menangani kerawanan pangan. Untuk itu, pihaknya mendorong para petani untuk memaksimalkan lahan yang ada agar lebih efektif dan produktif.

“Pasca pandemi Covid-19 banyak menimbulkan permasalahan ekonomi, salah satu akibatnya adalah banyak anak stunting atau banyak yang kehilangan mata pencaharian. Karena itu TNI Angkatan Darat harus hadir ditengah kesulitan masyarakat,” ucapnya usai acara panen raya dan tanam jagung, Kamis (1/9/2022).  

Bahkan, Jenderal bintang empat itu juga memuji Kabupaten Gresik yang mampu menyumbangkan produksi kacang hijau, dalam jumlah yang cukup besar sehingga masuk sebagai 5 besar wilayah penghasil kacang hijau di Indonesia. 

“Saya melihat Kabupaten Gresik ini sangat luar biasa karena produksi kacang hijaunya berada di urutan kelima di Indonesia. Karena itu saya menugaskan Dandim agar produksi kacang hijaunya bisa lebih meningkat lagi sehingga nantinya tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan di Gresik saja, tapi juga seluruh Indonesia,” ujarnya.

Diketahui, petani kacang hijau di Gresik ini tentu tak lepas dari sinergi antara pemerintah serta kemitraan kacang hijau oleh PT Agrotani Sukses Sejahtera selaku kemitraan kacang hijau dengan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Gresik.

Direktur Utama PT. Agrotani Sukses Sejahtera Sumanto Margosuwito, mengatakan pihaknya telah menjalin kerjasama dengan KTNA dan petani untuk penanaman kacang hijau di Kabupaten Gresik dengan luas kurang lebih 500 hektar. Sampai bulan Agustus ini, tanam kacang hijau di Kabupaten Gresik sampai dengan bulan agustus 2022 seluas 320 hektar dan diperoleh produksi kacang hijau sebesar 416 ton.

“Melalui kerjasama ini PT. Agrotani Sukses Sejahtera siap membeli hasil panen kacang hijau dengan harga terendah Rp. 14.000 ribu per kilogram,” ucapnya. 

“Apabila nanti harga naik, kami pun bersedia membeli dengan harga pasar, untuk saat ini harga pasar sebesar Rp.18.000 ribu per kilogram,” tambahnya memungkasi. (faiz/aam)