Kamis, 30/06/2022 | 02:22 WIB
Gresik Satu
Berita Gres Hukrim

Kasus Pernikahan Manusia dan Kambing, Polres Gresik Akan Tetapkan Tersangka

Foto : Pernikahan Pria dengan kambing betina viral di media sosial. (Jepretan layar)

GresikSatu | Polres terus mendalami kasus pernikahan manusia dan kambung. Kabar terbaru, Jajaran Satreskrim akan menetapkan tersangka dalam waktu dekat. Artinya, kasus ini bakal naik kelas, dari penyidikan ke penyelidikan.

Hal tersebut disampaikan oleh Kasatreskrim Polres Gresik Iptu Wahyu Rizki Saputro. Proses penyidikan masih terus berjalan. Polisi akan melakukan  gelar perkara dan dilanjutkan penetapan tersangka. “Dalam minggu ini insyallah penetapan tersangka,” kata Wahyu, Senin (20/6/2022).

Diketahui, Polres Gresik sudah mendapat keterangan dari 23 orang saksi. Termasuk mengumpulkan bukti – bukti video pernikahan antara Saiful Arif (44) dan seekor kambing betina bernama Sri Rahayu. Pernikahan manusia dengan kambing itu berlangsung di Pesanggrahan milik anggota DPRD Gresik Nur Hudi Didin Arianto.

Saat ini, Polisi juga telah menutup lokasi ritual pernikahan Pesanggrahan  di Desa Jogodalu, Kecamatan Benjeng, Gresik. Garis polisi line sudah terpasang di area depan gerbang. Tidak ada aktivitas apapun di tempat itu. Bahkan  barang – barang seperti patung, keris dan lainnya sudah dibersihkan oleh pemilik.

Sebelumnya, Kapolres Gresik AKBP Nur Aziz mengimbau kepada masyarakat untuk tidak panik dan melakukan tindakan anarkis terhadap kasus ini. “Serahkan proses kepada aparat penegak hukum. Kami akan melakukan prosedur yang ada,” ujarnya. 

Disinggung, akan berapa nantinya yang akan ditetapkan tersangka. Kapolres masih belum bisa memastikan. Karena proses penyelidikan tetap berlanjut. Meskipun MUI Gresik sudah menetapkan empat orang yang diduga bertanggung jawab atas kasus itu, bertaubat. 

“Itu hanya diduga sesuai dengan saksi yang ada. Penetapan tersangka pernikahan manusia dan kambing nantinya bisa dua, tiga empat, bahkan lebih. Untuk teman Pesanggrahannya personil akan tetap beroatroli memantau,” tambahnya. (faiz/aam)

Full Day School