Senin, 03/10/2022 | 15:16 WIB
Gresik Satu
Hukrim

Kebangetan, 16 Kambing Bantuan Baznas Gresik Digondol Maling

Kambing bantuan Baznas Gresik digondol maling / Foto : sah

GresikSatu | Sebanyak 16 kambing bantuan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gresik raib digondol maling. Balasan kambing yang dicuri seluruhnya merupakan milik warga miskin. Kendati kasus ini sudah dilaporkan polisi, namun pelakunya masih berkeliaran.

Kasus pencurian hewan ternak itu terjadi, pada Senin (20/12/2021) dini hari kemarin, di sebuah komplek kandang kambing di RT 7 RW 10 Dusun Srembi, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas. Belasan kambing yang hilang dicuri itu milik tiga orang. Antara lain, Marlan, Sholeh dan Suwanto.

Aksi pencurian hewan ternak itu berjalan mulus, karena lokasi kandang milik kelompok peternak jauh dari perkampungan warga. Ditambah sekeliling kandang banyak ditumbuhi ditanami jagung. Alhasil, saat kejadian tak ada seorang pun yang mengetahui aksi pencurian tersebut.

Salah satu korban Soleh mengatakan, ada tiga kandang berhasil diobok-obok maling. Para bandit ini mencuri dengan cara merusak pintu kandang. Dugaan kuat, pelaku lebih dari satu orang karena kambing yang dicuri ada belasan hewan ternak.

“Saya kehilangan lima kambing, semuanya bantuan dari Baznas,” katanya, Selasa (21/12/2021).

Diceritakan, korban mengetahui kambingnya telah dicuri setelah diberitahu tetangganya, sekitar pukul 06.00 Wib. Kabar itu membuat tubuhnya lemas, karena hewan ternak yang dirawatnya setiap hari kini sudah raib.

“Ya binggung, mau bagaimana lagi. Padahal sorenya itu saya kasih makan, tapi malamnya sudah hilang,” bebernya.

Baca Juga : Kondisi Terkini Jembatan Kacangan Pasca Ambruk, Air Sungai Mulai Naik

Diakui Soleh, kambing tersebut merupakan pemberian Baznas satu setengah tahun silam. Mulanya, satu kandang kecil diisi dengan empat kambing. Lambat laun, ternaknya beranak pinak menjadi 5 hingga 7 kambing.

“Sudah dilaporkan semoga pelakunya cepat ditangkap,” terangnya.

Sementara itu Kanit Reskrim Polsek Kebomas Iptu Yoyok Mardi saat dikonfirmasi terkait perkembangan penyelidikan, menyebut masih dalam proses. Pihaknya terus berupaya memburu pelaku.

“Masih belum (teridentifikasi keberadaan pelaku, red), kami masih selidiki,” ujarnya. (sah)

Tinggalkan Komentar