Sabtu, 20/08/2022 | 13:28 WIB
Gresik Satu
Berita Gres Hukrim

Kecelakaan Maut di Bawean Gresik, Sepeda Motor VS Pick Up Satu Korban Tewas 

Gresiksatu.com
Korban saat ditutup daun pisang oleh warga setempat sebelum dievakuasi ke RSUD Umar Masud Bawean (Foto : Faiz/Gresiksatu.com)
 Advertisement

GresikSatu | Masyarakat Pulau Bawean Gresik harus lebih ekstra hati-hati dalam berkendara. Belakangan ini kerap terjadi kecelakaan maut di Jalan Lingkar Bawean (JLB). Terlebih saat di tikungan.

Seperti yang dialami oleh Nur Syamsi asal Desa Pudakitbarat, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean Gresik, menjadi korban kecelakaan maut di JLB Duku Desa Sungairujing, Kecamatan Sangkapura Pulau Bawean. 

Pria berusia 34 tahun tewas di tempat setelah bertabrakan dengan mobil Pick Up. Awalnya korban mengendarai sepeda motor Mio J tanpa nopol melintas dari arah Desa Daun ke arah Desa Sungairujing, sekitar pukul 17.30 WIB, Minggu (24/7/2022).

Sampai di lokasi kejadian melintas mobil Pick Up nopol L 9457 R dari arah berlawanan yang dikemudi Badrud Tamam (23) asal Desa Sidogedung batu Kecamatan Sangkapura.

Karena harak yang terlalu dekat, kedua kendaraan pun terbentur hingga terjadilah kecelakaan. Warga setempat pun geger melihat korban di tengah jalan dengan posisi tengkurap. Sepeda motor korban pun terseret ke bahu jalan terpisah dengan korban. 

Kanit Reskrim Polsek Sangkapura Bripka Hendro Susanto mengatakan, pihaknya sampai saat ini masih melakukan penyelidikan kecelakaan maut tersebut. Pasalnya saat kejadian tidak ada saksi yang melihat kejadian. 

“Diduga pengendara motor tidak menguasai kendaraan di jalan menurun dan menikung. Sehingga terbentur dengan kendaraan Mitsubishi Pick Up L 300,” ungkapnya, Senin (25/7/2022). 

Atas kejadian tersebut jelas Hendro, pengendara motor meninggal dunia. Sedangkan sopir Pick Up mengalami trauma. Korban lalu dibawa ke RSUD Umar Mas’ud Sangkapura untuk dilakukan Visum jenazah. 

“Kami amankan barang bukti kedua kendaraan, dan masih melakukan pengumpulan data saksi yang ada. Kendati sudah dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Setelah lengkap kita limpahkan ke Laka Lantas Polres Gresik,” ujarnya. 

Hendro menghimbau kepada masyarakat Bawean untuk lebih berhati-hati berkendara. Pasalnya pertengahan tahun 2022 ini sudah ada dua korban meninggal dunia akibat kecelakaan maut di jalan lingkar Bawean. 

“Jangan dibiasakan mengendarai kendaraan di jalan kampung disamakan di Jalan lingkar Bawean,” tambahnya memungkasi. (faiz/aam)